Kades Bre Jadi Korban Serangan Anjing Gila, Warga Minta Pemda Serius Tangani Rabies

2788
Kades Bre H. Ruslan HM Ali saat menjalani perawatan medis usai diserang anjing gila.

BIMA, Warta NTB – Korban gigitan anjing diduga rabies di Kabupaten Bima kembali bertambah, setelah peristiwa terakhir kemarin menimpa Arsyad (56) warga Desa Simpasai Kecamatan Monta, Hari ini korban gigitan anjing diguga rabies bertambah.

Tak tanggung-tanggung, kali ini yang menjadi korban serangan anjing gila adalah kepala Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima H. Ruslan HM Ali.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita Rabu, (18/12/2019) sore berawal ketika Kades sedang memberi makan ayam di sebuah peternakan di kebun miliknya.

“Saat itu korban sedang memberi pakan ayam di dalam kebun, tiba-tiba dari luar kebun arah barat anjing gila lompat melewati pagar dan langsung menyerang korban,” kata Andi Akbar salah satu warga Desa Bre.

Korban yang  kaget melihat anjing yang mulai menyerangnnya mencoba melawan dan menghindari serangan anjing gila yang ingin menggigit ke arah wajah sehingga anjing gila menggit lengan kirinya. Akibat pergulatan itu korban juga mengalami patah tulang di pergelangan tangan.

“Anjing gila itu melarikan diri setelah anak korban bernama Syarifudin datang dan meyelematkannya. Kades yang mengalami sejumlah luka akibat serangan anjing langsung dilarikan ke Puskesmas Palibelo untuk mendapatkan penanganan medis,” terangnnya.

Andi melanjutkan, usai kejadian, warga yang jengkel dengan ulah anjing gila tersebut langsung melakukan penyisiran untuk menemukan anjing yang telah menyerang kades, tetapi tidak berhasil menemukannya.

“Warga khawatir anjing tersebut menyerang warga lain sehingga warga melakukan penyisiran untuk menemukan anjing tersebut,” katanya.

Terkait peristiwa anjing gila yang terus menyerang warga, Andi dan waga lainnya berharap agar pemerintah Kabupaten Bima bisa menangani secara serius persolan anjing rabies yang kian hari terus menyerang warga.

“Kami berharap pemerintah turun tangan untuk menangani kejadian ini karena dikhawatirkan anjing tersebut terjangkit virus rabies. Untuk masalah ini harus segera ditangani secara serius jangan sampai adanya korban lain bila berlu semua anjing rabies harus dieliminasi,” tegasnya. (WR-Man)