Jatuh ke Saluran Drainase Saat Mandi Hujan, Bocah 3 Tahun di Dara Ditemukan Meninggal

613
Setelah ditemukan, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Paruga, Kota Bima, Selasa (2/2/2021).

KOTA BIMA, Warta NTB – Bagi orang tua agar tetap berhati-hati dan selalu mengawasi anaknya, apalagi dalam menjalankan aktivitas berbahaya. Seorang bocah 3 tahun Abdul Karim Zaki warga RT.08 /RW.03 Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima ditemukan tewas terseret arus setelah terpeleset jatuh ke saluran drainase.

Kasubbag Humas Polres Bima Kota Ipda Ridwa menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi, Selasa (2/2/2021) sekitar pukul 14:15 Wita. Saat itu, Zaki sedang mandi hujan dengan kakak kandungnya Raodatul Ramania 8 tahun depan rumahnya, Toko Kahrul Hayati di Kelurahan Dara.

“Saat sedang asik mandi tiba-tiba kaki Zaki terpeleset dan jatuh ke saluran drainase yang sedang mengalir deras. Tentu saja tubuh mungil Zaki langsung terseret arus. Melihat adiknya jatuh kakak korban langsung memberitahukan orang tuanya bahwa adiknya telah jatuh di saluran air drainase,” jelasnya.

Orang tua korban yang mendengar informasi itu kaget dan langsung lari keluar mencari Zaki dan meminta bantuan warga sekitar. Setelah dilakukan pencarian Zaki ditemukan meninggal terseret arus sekitar 200 meter dari lokasi tempat ia jatuh.

“Setelah ditemukan, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Paruga, namun pihak medis tidak dapat berbuat apa-apa dan nyawa korban tidak tertolong dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Ridwan menambahkan, saat mendapat informasi adanya bocah yang jatuh, Personel Polsek Rasanae Barat juga turun membatu pencarian korban bersama BPBD Kota Bima dan masyarakat sekitar.

“Bocah tersebut ditemukan di drainase depan Pusekesmas Paruga dan langsung dimasukan ke Puskesmas Paruga untuk mendapatkan penanganan medis dan setelah dinyatakan meninggal jenazah korban langsung dibawa keluarga ke rumah duka RT.08/RW.03 Kelurahan Dara,” tutup Ridwan. (WR-Al)