Jalan Diblokir, Dandim 1608/Bima Mediasi Warga Buka Jalan

1138
Mediasi Buka jalan yang dilakukan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka P.

Bima, Warta NTB – Aksi blokir jalan yang dilakukan warga Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima di sekitar pasar Tente, Minggu (4/3/2018) siang menyebabkan arus transportasi antara Kecamatan Belo dan sekitarnya terganggu.

Menurut salah seorang warga, aksi blokir dilakukan warga menuntut pelaku perampasan sepeda motor dan Hp warga Desa Nisa yang diduga dilakukan oleh warga Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, pada Sabtu (3/3/2018) agar segera ditangkap dan sepeda motor dikembalikan kepada pemiliknya.

Pemblokiran jalan juga dilakukan warga pada hari kejadian dengan tuntutan yang sama yaitu pelaku perampasan motor segera ditangkap. Namun hingga hari kedua pelaku belum juga berhasil ditangkap, malah meminta uang tebusan kepada korban sehingga membuat warga marah dan kembali melakukan aksi blokir jalan dengan tutuntan yang sama.

Melihat terganggunya pengguna jalan, Anggota TNI Piket Koramil 1608-04/Woha bersama Babinsa berupaya berkoordinasi dengan warga untuk membuka jalan. Namun warga tetap pada pendiriannya meminta pelaku segera ditangkap.

Sementara anggota piket melakukan mediasi dengan warga, Babinsa lain berupaya melakukan pencarian dan penelusuran terhadap keberadaan sepeda motor korban.


Mengatasi masalah ini, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka P. turun langsung ke lokasi pemblokiran jalan. Setiba di lokasi, Dandim yang didampingi Danposramil Belo, anggota Polsek Woha dan Polsek Belo langsung melakukan pertemuan dan mediasi dengan warga.

“Selang beberapa waktu kemudian ada informasi dari anggota bahwa Babinsa Desa Ngali bersama Kades Ngali telah berhasil mengamankan sepeda motor yang dimaksud ke rumah Sekdes Ngali,” ungkapnya.

Setelah menerima penjelasan Dandim, warga Desa Nisa kemudian dengan sukarela membuka blokir jalan, sehingga sejumlah kendaran yang sempat terhambat macet akibat aksi blokir jalan kembali berlalu-lalang seperti biasa.

“Alhamdulillah, selama pemblokiran jalan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucap Bambang.

Usai pemblokiran jalan, arus lalulitas di sekitar lokasi terpantu lancar dan normal. Sedangkan Barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan langsung dibawa aparat ke Mapolsek Woha untuk dilakukan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut. (WR-02)