Gubernur TGB: Yang Terpenting Dari Kompetisi Adalah Sportivitas dan Persaudaraan

1389
Berkat gol yang dicetak TGB, mengukuhkan kemenangan bagi kesebelasan Old Star NTB atas Bhayangkara FC dengan skor akhir yang berkesudahan 6-3.

Mataram, Warta NTB — Gubernur NTB, Dr. TGH. M.Zainul Majdi atau yang akrab disapa TGB (Tuang Guru Bajang) ternyata memiliki bakat terpendam di dunia sepak bola. Bagaimana tidak? TGB berhasil mengoyak-oyak pertahanan Bhayangkara FC dengan 2 gol.

TGB didaulat ikut memperkuat Olds Star NTB dalam laga persahabatan antara Bhayangkara FC dengan Old Star NTB. Pertandingan ini digelar sebagai perayaan atas keberhasilan Bhayangkara FC menjuarai Liga Indonesia tahun 2017, Sabtu pagi (16/12/2017) di Lapangan GOR Turide Mataram.

Berkat gol yang dicetak TGB, mengukuhkan kemenangan bagi kesebelasan Old Star NTB atas Bhayangkara FC dengan skor akhir yang berkesudahan 6-3.

Dalam sambutannya, TGB menegaskan hal yang paling utama dari penyelenggaraan pertandingan sepakbola bola itu adalah untuk memperkokoh persaudaraan kita. Prestasi menang dan kalah tidak terlalu penting.

“Yang utama bagi kita adalah persaudaraan. Karena kita satu komponen bangsa,” ujarnya.

TGB juga mengingatkan bahwa yang terpenting di dalam sebuah kompetisi apapun olahraganya adalah mengajarkan kita sportivitas dan persaudaraan. Jadi spotivitas dan persaudaraan itulah yang paling utama, tegasnya.

Saat itu Gubernur TGB secara khusus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs.H. Firli, M.Si yang telah menghadirkan Bhayangkara FC pada momentum peringatan HUT NTB ke-59.

“Menghadirkan Bhayangkara FC ini adalah salah satu kado terindah bagi ulang tahun NTB”, ungkap Gubernur sembari berharap kedepan kegiatan seperti ini perlu diperbanyak agar merangsang generasi muda NTB untuk aktif berolahraga, khususnya olahraga sepak bola.

Sebelumnya, Kapolda NTB menyatakan digelarkan pertandingan antara Bhayangkara FC dan Old Star NTB dalam rangka merayakan keberhasilan Bhayangkara FC menjuarai Liga Indonesia tahun 2017, disamping juga sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati HUT NTB ke-59.

Lebih lanjut dikatakan, dihadirkannya pertandingan sepakbola ini untuk mengkokohkan persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih menjelang Pilkada serentak tahun 2018 mendatang Kapolda berharap situasi tetap kondusif.

“Saat pilkada boleh beda pendapat tapi tetap satu tujuan membangun Nusa Tenggara Barat yang lebih baik,” pesan Kapolda menutup sambutannya.

Hadir dalam acara tersebut Kapolda NTB, Forkopimda Provinsi NTB, Ketua KONI NTB, Ketua BIN Provinsi NTB. [WR-01]