Gelar Pergantian Tahun Dengan Do’a dan Dzikir, Bupati Apresiasi Majelis Sholawat

610

BIMA, Warta NTB – Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE didampinggi Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer menghadiri kegiatan Doa dan Dzikir bersama dengan majelis Sholawat yang diselenggarakan di Desa Tente, Kecamatan Woha, Senin (31/12/2018) malam.

Kegiatan yang pertepatan dengan malam pergantian tahun ini, turut dihadiri Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Bima, Kepala Kesbang Pol Kabupaten Bima, Camat Woha, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda desa setempat. Acara Dzikir dan Do’a dipimpin langsung Habib Hasan Al-Habsy.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti mengatakan, selain menyambut tahun baru 2019, kegiatan ini juga bagian dari upaya kita untuk merenungkan nilai-nilai luhur dan ungkapan penghormatan atas kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dalam menyemarakan syiar Islam di Daerah kita tercinta.

“Oleh karena itu, atas nama pribadi dan pemerintah daerah saya memberikan apresiasi dan terimakasiha yang tulus kepada seluruh masyarakat dan pengurus Majelis Sholawat atas terlaksananya kegiatan doa dan zikir akbar pada malam ini,” kata Bupati.

Disamping itu, kata Bupati, kita patut bersyukur bahwa setiap pergantian tahun di Kabupaten Bima, baik tahun baru Hijriah maupun Masehi selalu diisi dengan kegiatan dzikir dan doa bersama untuk mengajak seluruh masyarakat merenung dan merefleksikan kembali berbagai aktifitas yang telah dilakukan selama satu tahun yang lalu.

“Seraya memohon kepada Allah SWT kiranya kita semua senantiasa diberikan rahmat, hidayah, kekuatan dan perlindungan dalam menjalani segala aktifitas dan pengabdian kepada masyarakat untuk kemajuan daerah kedepan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Hj. Indah Dhamayanti mengajak jamaah yang hadir agar mengawali do’a dan dzikit bersama dengan niat yang tulus, kiranya dengan dzikir dan do’a yang dilaksanakan, Allah SWT mengampuni dosa, kehilafan dan kesalahan yang pernah kita dilakukan selama ini.

“Semoga hari esok kita dituntun untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi dalam membangun daerah menuju negeri yang baldatun thayibatun warabbul ghafur,” harap Bupati. (WR)