Dua Pelaku Penganiayaan Terhadap Tiga Wanita di KLU Diringkus Polisi

277

LOMBOK UTARA, Warta NTB – Dua orang pelaku Curas dan Penganiayaan yang terjadi di gelandang tim puma Polres Lombok Utara di Dusun Busur Timur Desa Rempek, Kecamatan Darussalam (15/1/2022).

Kejadian berawal kedua pelaku yang berinisial ZN dan IJF masuk ke rumah korban di Dusun Busur Timur Desa Rempek dengan membawa sepotong kayu sekita pukul 19.30 wita.

Pelaku memasuki rumah korban melalui pintu belakang rumah dan merampas HP kemudian meminta uang namun karena dijawab tidak ada uang, tiga wanita langsung di pukul dibagian kepala menggunakan kayu hingga pingsan.kemudian pelaku mengacak-acak rumah korban untuk mencari uang tetapi tidak menemukan uang tersebut kemudian pelaku melarikan diri membawa Hp Korban.

Atas kejadian tersebut Tim Puma Polres Lombok Utara yang dipimpin oleh Aiptu Kadek Edy Wirawan bergerak dan berhasil mendapatkan informasi bahwa sdr IJF berada di seputaran TKP. Tim langsung mengamankan IJF dan setelah di interogasi IJF mengakui perbuatannya bersama ZI otak utama dari kejahatan itu kemudian ZI ditangkap di Kebun miliknya di Dusun Seloka.

Kapolres Lombok Utara Akbp I Wyn Sudarmanta, Sik MH melalui Kasat Reskrim Akp I Made Sukadana, SH. MH membenarkan kejadian dan penangkapan terhadap kedua pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada tiga wanita.

“Akibat dari pencurian dengan kekerasan, tiga orang korban yang tinggal di satu rumah, yakni JM (54), NW (30), AS (24) beralamat di Dusun Busur Timur Desa Rempek mengalami luka berat dan pingsan akibat mendapatkan pukulan benda keras pada bagian kepala dan saat ini korban masih menjalani perawatan di RSU Tanjung,” ucapnya.

Dijelaskannya, bahwa barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas berupa Satu Unit HP Oppo A3S Warna Hitam, Satu Unit HP Oppo A16 Warna Hitam, Satu Potongan Kayu Coklat kering dan satu Buah Termos Penghangat Air Merek Ruby Warna Silver. Akibat dari perbuatannya keduanya di jerat pasal 365 ayat (2) KUHP dan di ancam dengan hukuman penjara selama 12 tahun.

“Kemudian pelaku bersama barang bukti sudah kami amankan di Rutan Polres Lombok Utara guna pemeriksaan secara intensif untuk di proses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas kasat Reskrim.(RED)