Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Bendungan Marente Sumbawa

1317
Proses pencarian dua pelajar tenggelam yang dilakukan oleh warga di sekitar lokasi.

SUMBAWA, Warta NTB – Dua orang pelajar di Kabupaten Sumbawa bernama Muhiddin (17) dan Duta Anandata (16) warga Desa Kokarpit, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa ditemukan tewas setelah terseret arus saat mandi di Bendungan Desa Marente Kecamatan Alas, Minggu (14/2/2021). Keduanya ditemukan tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian selama lebih kurang satu jam oleh warga sekitar.

Kapolsek Alas melalui Kasubbag Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi S.Sos menjelaskan, sebelumnya kedua korban datang bersama 4 orang rekannya menggunakan 3 sepeda motor menuju tempat wisata Bendungan Marente sekitar pukul 12.00 Wita.

“Tiba di lokasi, mereka pun mandi. Namun nahas arus menyeret kedua korban ke dasar bendungan. Pihak Polsek tiba di lokasi setelah mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas setempat,” katanya.

Masyarakat yang mengetahui kejadian itu, langsung melakukan pencarian terhadap kedua korban bersama personel Polsek Alas. Setelah  dilakukan pencarian selama lebih kurang satu jam, akhirnya kedua korban ditemukan dan langsung dievakuasi menuju Puskesmas Alas.

“Korban Muhiddin ditemukan sekitar pukul 14.45 Wita, selang beberapa menit kemudian tepatnya pukul 15.05 Wita giliran Dutha Anandata ditemukan,” terangnya.

AKP Sumardi menambahkan, setelah ditemukan, warga berupaya memberikan pertolongan pertama mulai dari pompa jantung menggunakan tangan hingga memberikan nafas buatan. Tapi upaya itu tak membuahkan hasil sehingga kedua korban dinyatakan meninggal dunia.

“Selanjutnya jasad kedua pelajar malang ini dibawa ke Puskesmas Alas menggunakan mobil ambulance. Setelah itu menyerahkan kepada keluarga dan orang tua korban untuk dipulangkan ke rumah duka,” tambahnya.

Untuk diketahui informasi dari masyarakat, kasus serupa sudah kesekian kali terjadi di Bendungan Marente. “Karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada dan tetap dalam pengawasan agar kasus tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari,” imbau Kasubbag. (WR-02)