Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria di Loteng Tewas Usai Terjun dari Mobil Pick-up ke Sungai

780

LOMBOK TENGAH, Warta NTB – Diduga mengalami gangguan jiwa seorang pria yang berinisial MZ (39) beralamat Dusun Medas Timur, Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah tewas usai meloncat dari mobil Pick up ke sungai, Minggu (6/3/2022).

Kejadian tersebut berawal dari salah seorang Istri MZ yang sering melihat penyakitnya kambuh dan bersikap aneh. Melihat hal tersebut Istri pun langsung menghubungi saudara dan keluarganya untuk mencoba mengobati MZ dengan cara meruqiah.

Namun cara itu juga tidak membuat MZ membaik, akhirnya keluarga sepakat dan memutuskan membawanya ke rumah sakit jiwa Selag Alas dengan menggunakan mobil Pick up/cary.

Saat di perjalanan menuju rumah sakit jiwa, tiba-tiba saja MZ dengan cepat melompat ke Sungai Gebong di perbatasan antara Lombok Tengah dan Lombok Barat sekitar pukul 22:00 Wita.

Keluarganya pun kaget dan berusaha mencari MZ namun karena dilokasi lampu penerangannya kurang memadai maka keluarga memutuskan menghubungi Kepala Dusun dan warga setempat untuk meminta bantuan mencari korban serta melaporkan ke Polsek Pringgarata.

Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip membenarkan kejadian tersebut. Kapolsek mengatakan, setelah menerima laporan, Anggota Polsek Pringgarata langsung menindak lanjuti dengan melakukan Olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak Basarnas NTB untuk melakukan pencarian.

“Setelah selang beberapa jam pencarian, akhirnya MZ berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa pada, Senin (7/3/2022) sekitar pukul 10.15 Wita,” ungkapnya.

Setelah itu, janazah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Istri dan keluarga menerima kematian korban sebagai musibah serta membuat pernyataan penolakan untuk dilakukan autopsi.

Atas kejadian tersebut pihaknya telah memeriksa beberapa saksi.

“Dari hasil Introgasi terhadap saksi-saksi, korban sudah menikah dan memiliki 1 anak, saat akan di bawa ke rumah sakit jiwa Mataram korban tidak menunjukkan gelagat menolak atau berontak,” tutup Kapolsek. (RED)