Dharma Pertiwi Beri Penyuluhan Kesehatan Pada Ratusan Pelajar di KLU

782
Ratusan pelajar SMP dan SMA mengikuti penyuluhan kesehatan dalam kegiatan Bakti Sosial Dharma Pertiwi di Lombok Utara.

MATARAM, Warta NTB – Ratusan pelajar tingkat SMP, SMA, SMK dan MAN di Lombok Utara, Sabtu (3/11/2018) menerima penyuluhan kesehatan dalam Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan yang digelar  Dharma Pertiwi dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) di Lapangan Supersemar, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Mataram, Lombok Utara, NTB,

Kapenrem 162/Wira Bhakti Mayor Inf Dahlan S.Sos mengatakan, dalam kegiatan tersebut para pelajar diberikan penyuluhan kesehatan oleh para pakar kesehatan tentang prilaku hidup sehat dan bersih serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Di tempat yang sama, dua hari sebelumnya juga dilakukan penyuluhan yang sama kepada pelajar dan masyarakat setempat,” kata Mayor Dahlan.

Mayor Dahlan mejelaskan, kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan TNI merupakan rangkaian kegiatan HUT TNI ke 73 dan merupakan kegiatan pendukung TNI International Marathon (TIM) yang akan dihelat 4 November di Kuta Mandala.

“Para pelajar menyambut positif kegiatan penyuluhan kesehatan yang diberikan oleh para pakar kesehatan,” ungkapanya.

Di tempat yang sama, Aldi Refaldi salah satu pelajar kelas II SMA Negeri 1 Tanjung mengaku sangat senang menerima penyuluhan terlibih tentang bahaya penyalah gunaan narkoba.

Sebagai generasi muda, Aldi mengaku, dengan penyuluhan tersebut Ia mengetahui bahaya dan jenis-jenis narkoba, sehingga dirinya dapat menghindari penyalahgunaan narkoba dan kerusakan yang dimbulkan akibat narkoba.

“Saya baru tahu jenis-jenis narkoba, ternyata banyak macamnya. Tapi saya baru tahu juga ternyata bahaya narkoba sangat mengerikan,” aku Aldi.

Remaja yang bercita-cita ingin menjadi anggota TNI ini, makin mantap untuk menjauhi narkoba, dia pun berterima kasih atas penyuluhan yang dilakukan jajaran TNI.

“Ini sangat bermanfaat bagi saya, temen-temen sekolah juga pasti sama, terima kasih ibu-ibu TNI,” kata anak sulung dari tiga bersaudara asal Desa Sira, Kecamatan Tanjung ini.

Tak beda dengan pengakuan Aldi,  Tiara salah seorang siswi mengaku senang mendapat penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat sehingga Ia dan teman-temannya dapat menerapkan hidup bersih di lingkungan sekolah.

“Selain penyuluhan narkoba, tadi kami juga mendapat penyuluhan hidup bersih dan sehat. Tentu kami bisa menerapkan nya di sekolah dan di rumah,” kata anak bungsu dari dua bersaudara asal Pulau Gili Air, Kecamatan Pemenang ini. (WR)