Desak Pemerintah Atasi Krisis Air Bersih, Warga Kalampa Blokir Jalan

405

BIMA, Warta NTB – Janji pemerintah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) soal penanganan krisis air bersih yang tak kunjung direalisasikan, sejumlah warga Desa Kalampa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima melakukan aksi blokir jalan.

Aksi blokir jalan menggunakan kayu dan batu yang dilakukan warga tepat di perbatasan antara Desa Kalampa dan Samili, Kecamatan Woha, Rabu (15/9/2021) pagi mendesak pemerintah agar segera mengatasi krisis air bersih yang dialami oleh warga dua dusun di desa setempat.

Kepala Desa Kalampa Baharuddin mengatakan, aksi ini dilakukan warga sebagai bentuk ptotes dan desakan terhadap pemerintah khususnya Dinas Perkim agar segera melakukan upaya mengatasi krisis air bersih yang dialami oleh warga.

Kades mengakui bahwa selama tiga bulan tetakhir warga dua dusun di desa setempat mengalami krisis air bersih akibat rusaknya pompa air bor dalam yang menjadi penunjang utama pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga.

Terhadap krisis air bersih yang dialami oleh warganya, sebagai kepala desa Baharuddin mengaku, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah khusunya Dinas Perkim, namun hingga tiga bulan terakhir belum juga ada upaya penanganan.

“Sejak rusaknya pompa air tersebut, warga Dusun Rangga dan Dusun Ndora, Desa Kalampa mengalami krisis air bersih. Selama tiga bulan menunggu janji Dinas Perkim, namun belum direalisasikan sehingga warga melakukan aksi protes dengan memblokir jalan,” katanya.

Terhadap aksi yang dilakukan warga, mendapat tanggapan baik dari Dinas Perkim sehingga jalan dibuka sekitar pukul 18:00 Wita sore dan Dinas Perkim mendatangkan pompa air yang baru.

“Alhamdulillah pompa tersebut sedang dipasang malam ini oleh Dinas Perkim,” tutup Kades. (WR-Al)