Danrem: Prajurit Infanteri Harus Kuasai Daratan, Lautan dan Ketinggian

854

Mataram, Warta NTB – Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf M.A melepas sebanyak 95 orang personel 742/SWY yang akan melaksanakan Tradisi Pembarentan di Gunung Rinjani.

Pada pelepasan yang berlangsung di Mayonif 742/SWY Gebang Mataram, (23/4/2018), Danrem menyampaikan, bahwa tradisi satuan seperti ini harus dihidupkan kembali dan diteruskan agar kecintaan dan kebanggaan terhadap satuan betul-betul tertanam dalam jiwa sanubari sehingga Prajurit Yonif 742/SWY mengetahui semua wilayah yang harus dikuasai apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk itu, Prajurit Infanteri harus menguasai daratan, lautan dan ketinggian yang ada di wilayah yang menjadi tanggungjawabnya,” kata Danrem

Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB ini juga menyampaikan pengalamannya saat melaksanakan pendakian Gunung Rinjani pada bulan lalu yang penuh dengan tantangan.

“Nikmati setiap jengkal langkah, tetap semangat dan selalu bergembira karena melakukan pendakian tidak cukup hanya dengan kesiapan fisik, namun juga kesiapan mental dan semangat sangat diperlukan,” kenangnya.

Farid juga berpesan agar selama melaksanakan pendakian jangan sombong dan berbuat macam-macam setelah nyampai diatas ketinggian sehingga semua dapat berjalan aman, lancar dan selamat hingga kembali ke satuan.

Ditempat yang sama, Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus Prihanto Donny S.Sos menyampaikan, tradisi pembaretan dengan melakukan pendakian ke Gunung Rinjani ini merupakan tradisi satuan yang awal tahun 2005 oleh Danyonif yang lama (Letkol Inf J. Hotman Hutahaean, S.Sos) hingga tahun 2012.

“Alhamdulillah hari ini kita akan meneruskan tradisi tersebut,” kata Donny panggilan akrab Danyon.

Diungkapkan, jangka waktu dari 2012 hingga sekarang itu, tradisi ini tidak dilaksanakan karena banyaknya kesibukan satuan.

“Seluruh personel yang belum melaksanakan tradisi mulai tahun 2013 hingga 2018 akan kita ikutkan secara bertahap sampai habis,” ujarnya.

Sebanyak 95 orang personel yang terdiri dari 5 orang Perwira dan Bintara serta Tamtama beserta para pendukung tersebut akan memulai pendakian dari Senaru Kecamatan Bayan menuju Tugu Trisula Yonif 742/SWY yang dibangun oleh pendirinya diatas Gunung Rinjani sebagai tempat pembaretan oleh Komandan Yonif 742/SWY. (WR)