Bupati dan Wakil Bupati Bima Resmikan Bangunan Madrasah di KTM Tambora

625
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs Dahlan M. Noer meresmikan pembangunan gedung Madrasah Diniyah Hidayatullah berlokasi di kota terpadu mandiri Tambora.

BIMA, Warta NTB – Dalam kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XV dan HKG PKK ke 46 tingkat Kecamatan Tambora tahun 2019, Kamis (28/2/2019),  Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs Dahlan M. Noer berkesempatan meresmikan pembangunan gedung Madrasah Diniyah Hidayatullah berlokasi di Kota Terpadu Mandiri (KTM)Tambora.

Pada kesempatan itu, Bupati Bima mengatakan keberadaan madrasah merupakan wujud kesadaran keberagaman masyarakat terhadap pentingya mempersiapkan para generasi yang memiliki kompetensi dan pemahaman agama yang baik.

Dari sini, dapat dipahami bahwa perkembangan sebuah madrasah tergantung pada seberapa besar perhatian umat islam ataupun pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan madrasah.

“Melalui momentum ini saya sampaikan bahwa madrasah merupakan lembaga pendidikan yag memerlukan perhatian dan pembinaan dalam pengembangannya dan ini tidak hanya mejadi tanggung jawab pemerintah akan tetapi juga masyarakat, karena peserta didik pada madrasah adalah putra-putri daerah yang juga berperan dalam pembangunan daerah di masa mendatang,” kata bupati yang akrab disapa Dinda ini.

Aspek lain yang tidak kalah penting kata bupati, adalah ciri khas madrasah itu sendiri, madrasah memiliki ciri khas keagamaan dalam penanaman nilai-nilai keislaman yang berdampak positif bagi perekmangan akhlak peserta didik.

“Ciri khas ini perlu dikembangkan menjadi keunggulan madasah agar generasi bangsa yang disiapkan memiliki keunggulan moral spiritual keislaman disamping mental, intelektual dan keilmuan,” jelasnya.

Oleh kaena itu lanjutnya,  pengembangan system madrasah perlu dikembangkan secara terpadu dalam menempatkan nilai keislaman sebagai semangat yang mendasari semua stakeholder pendidikan. Ini tentu saja tidak sederhana yang kita pikirkan karena selain diperlukan kesungguhan menata manajemen dan kurikulum pendidikan, juga dibutuhkan adanya kesadaran kolektif semua pihak akan pentingya revitalisasi peran dan fungsi pendidikan keagamaan sebagai ciri khas madrasah.

“Kita patut bersyukur karena dengan adanya madrasah ini telah membuktikan system pengelola madrasah yang professional dan berkualitas, pada masa mendatang madrasah seperti itu diharapkan dapat terus bertambah, terutama madrasah yang dibangun di sejumlah daerah dan kecamatan,” ungkapnya.

Bupati berharap, dengan fasilitas yang dimiliki dan komitmen dari seluruh pihak, madrasah ini dapat menjadi salah satu sekolah unggulan dalam mencetak generasi penerus daerah dan menjadi siswa-siswi yang terus berkembang, berkualitas dan kompetitif.

Di tempat yang sama, Ustad Ahmad Syaifuddin Nawawi sebagai pengelola madrasah mengatakan, dengan diresmikannya penggunaan gedung madrasah akan sangat berkontribusi terhadap masa depan pendidikan terutama para siswa siswi.

“Untuk itu dengan peresmian ini siswa-siswi akan mendapatkan pendidikan yang bermutu sehingga tercipta sumber daya manusia yang handal yang dapat memajukan daerah terutama para siswa yang mengemban ilmu di madrasah tersebut,” pungkasnya.

Momentum tersebut ditandai dengan pengguntingan  pita oleh Wakil Bupati Bima Dahlan M.Noer yang didampinggi oleh Bupati Bima dan para pejabat lain. (WR-Man)