Bupati Bima Kunjungi Bocah Penderita Kanker “Sarkoma” di Desa Tangga

1002
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengunjungi kediaman Muhammad Hadismansyah penderita Kanker Sarkoma warga Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kamis (28/17/2017).

BIMA, Warta NTB – Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril terhadap Muhammad Hadismansyah (16) pelajar asal Desa Tangga, Kecamatan Monta yang didiagnosa menderita kanker “Sarkoma” pada bagian pangkal paha, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, Kamis (28/17/2017) mengunjungi  langsung kediaman siswa kelas dua SMK tersebut.

Dalam kunjunganya, Bupati Bima ingin memastikan bocah yang didiagnosa menderita kanker Sarkoma ini mendapatkan perawatan dan layanan medis yang layak. Bersama Bupati hadir Direktur RSUD Kabupaten Bima drg H. Ihsan M.Ph, Camat Monta Muchtar SH dan pejabat terkait lainnya.

Setelah melihat langsung kondisi bacah penderita kanker itu, Bupati mengatakan pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin agar anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Yamin dan Junari warga RT.05/RW.02, Dusun Uma Lige, Desa Tangga, Kecamatan Monta ini mendapatkan perawatan medis yang baik.

“Pemerintah akan mengupayakan tindakan medis yang terbaik, karena itu perlu dilakukan observasi di RSUD Bima agar kondisi penyakit, perkembangan gizi dan kesehatan pasien terpantau, sehingga dapat dilakukan tindakan medis yang tepat,” jelas Bupati.



Namun demikian kata Bupati, dokter tidak berani mengambil tindakan sepihak sebelum ada persetujuan dari keluarga pasien. Dan tidak ada paksaan jika tidak mengikuti rekomendasi dan saran dokter, semua keputusan akan tetap dikembalikan kepada pasien dan keluarga.

Kepada orang tua dan pihak keluarga, Bupati berharap agar menerima cobaan dengan tabah dan ikhlas . Tetap bertawakal kepada Allah SWT dan terus memberikan semangat kepada pasien yang akrab dipanggil Hadi ini.

Ibu Kandung korban, Junari kepada Bupati menceritakan, anaknya menderita penyakit kanker sejak enam bulan terakhir. Sebelumnya sang anak juga mendapatkan perawatan selama 28 hari di Denpaar Bali, namun karena tidak ada perkembangan dan biaya sehingga keluarga memutuskan untuk kembali ke Bima.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp 5 juta kepada keluarga pasien untuk membatu  pengobatan.  “Mudah-mudahan bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban keluarga dalam pengobatan Ananda Hadi,” tutur Bupati. (WR-02)