Bupati Bima Canangkan Program Rehabilitasi RTLH di Sanggar

1387
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mencanangkan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni tahun 2019 .

BIMA, Warta NTB – Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mencanangkan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2019 dan penggunaan Kembali Air Minum PDAM Kabupaten Bima yang diperuntukan bagi warga masyarakat Dusun Jala, Desa Sandue, Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, Jumat (15/2/2019) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Assisten, Kabag Lingkup Setda Bima, Para Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Kapolres Kabupaten, Camat Sanggar, Unsur TNI, Warga masyarakat dusun Jala desa Sandue Kecamatan Sanggar.

Menurut Kadis Perumahan dan Permukiman H. Haeruddin ST MT dalam laporan mengatakan, kegiatan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terkait dengan perbaikan rumah, agar keluarga miskin dapat meningkatkan kualitas rumahnya menjadi sehat.

Dengan program rehabilitasi RTLH ini diharapkan dapat mewujudkan kehidupan keluarga miskin yang lebih sejahtera dan bahagia, melestrikan rasa kebersamaan, kegotong royongan, kesetiakawanan sosial dan kepedulian sosial, serta memberikan kontribusi terhadap upaya-upaya Pemerintah Kabupaten Bima dalam menurunkan angka kemiskinan.

Dijelaskan, waga yang mendapatkan bantuan perbaikan Rumah ini sebanyak 25 kepala keluarga. Dari rehabilitasi rumah ini kedepannya Kepala Keluarga yang mendapatkan dapat mewujudkan kehidupan keluarga yang lebih sejahtera.

Selain rehabilitasi rumah, kata Dia, pemerintah Kabupaten Bima juga melakukan kerja sama dengan pihak PDAM untuk menyalurkan kebutuhan air bagi warga yang masuk dalam katagori RTLH.

“Dari kerjasama ini diharapkan kedepannya masyarakat bisa menikmati kebutuhan akan air dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Dari bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah ini, kepada warga masyarakat dapat menikmati apa yang diberikan oleh pemerintah daerah demi kebutuhan warga masyarakat,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Camat Sanggar Akhmad SH yang menyampaikan, bantuan yang diberikan pemerintah daerah merupakan anugerah terbesar bagi warga masyarakat, hal ini dikarenakan warga masyarakat sangat membutuhkan rumah dan air sebagai pemenuhan hidupnya.

“Semoga apa yang diberikan oleh kepala daerah ini akan dapat memberikan dampak yang baik demi kehidupan terutama kebutuhan air,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengatakan, bantuan progam pencanangan RTLH bagi warga masyarakat merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Keberadaan Rumah sebagai tempat tinggal, mungkin tidak hanya sebatas sebagai tempat berteduh semata. Banyak hal dan manfaat yang bisa kita petik dari fungsi rumah diantaranya sebagai media interaksi sosial keluarga,” tuturnya.

Menurutnya, selain sebagai media interaksi sosial keluarga juga untuk mencurahkan berbagai permasalahan yang dialami anggota keluarga.

“Untuk itu, dengan rehabilitasi pemugaran rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni. Diharapkan akan tercipta keluarga sakinah, mawadah, warohmah serta rejeki bertambah,” ujarnya.

Oleh karna itu, kepada masyarakat yang mendapat bantuan diharapkan kedep dapat memenuhi kebutuhan sebagai tempat tinggal sehingga dari rumah yang akan di tempati dapat pemenuhan kebutuhan keluarga.

Bupati berharap, bantuan yang diberikan dapat dipelihara dan dijaga keberadaan sehingga nantinya dapat memenuhi kebutuhan sebagai tempat tinggalnya. Dan sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan hidupnya pemerintah daerah memberikan bantuan masing-masing 30 juta kepada penerima bantuan. Bantuan tersebut secara simbolis diterima oleh 5 orang Kepala Keluarga yang mendapatkan program rehabilitasi RTLH.

Pada kesempatan yang sama Bupati Bima juga menyerahkan kartu JKN KIS kepada warga masyarakat Kecamatan Sanggar dan secara simbolis diterima oleh 5 orang warga masyarakat, serta bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima berupa penyerahan bantuan sarana perikanan kepada kelompok tani nelayan di Desa Sandue, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. (WR-Man)