Buntut Penangkapan DPO, Ibu-Ibu di Parado Wane Blokir Jalan

1676

Bima, Wartantb.com – Penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) Jaidin (27) warga Desa Parado Wane, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima yang dilakukan Tim Opsnal Polres Bima, Minggu (6/8/2017) berbuntut aksi blokir jalan dilakukan ibu-ibu di Parado Wane.

Jaidin merupakan DPO dalam kasus pembunuhan Mansyur, SH Kepala Desa (Kades) Parado Rato, Kecamatan Parado yang terjadi tanggal, 25 Oktober tahun 2016 silam. Sejak kasus tersebut bergulir satu tersangka atas nama Syafrudin telah diadili dan divonis 10 tahun penjara.

Sedangkan dua tersangka lain Jaidin dan Ihsan (23) dinyatakan DPO sejak tanggal 3 November 2016 oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim). Kemudian Jaidin berhasil ditangkap dan dilumpuhkan tim opsnal dengan tembakan di kaki setelah berusaha kabur dari sergapan petugas saat bersembunyi di rumanya. Sementara Ihsan saat penggerebekan tidak berada di tempat dan masih dinyatakan buro.

Tak terima dengan penangkapan tersebut, di hari yang sama ibu-ibu di Parado Wane melakukan aksi blokir jalan, menutup badan jalan menggunakan balok kayu dan batu. Aksi itu dilakukan meminta agar Polisi berlaku adil dengan menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi sebelumnya, dimana korban merupakan Staf Desa Parado Wane.

Kapolres Bima, AKBP M. Eka Fathurrahman, SH SIK mengatakan, dalam kasus tersebut kedua pelaku merupakan anaknya Aziz Yaman alias Jhon Rio warga Desa Parado Rato, keduanya telah divonis pengadilan dengan hukuman di atas 15 tahun penjara.

Namun, warga desa Parado Wane menginginkan orang tua pelaku yaitu Jhon Rio ditangkap, karena warga beranggapan ada keterlibatan Jhon Rio dalam kasus pembunuhan tersebut.

Dengan adanya aksi blokir jalan, tindak yang diambil Polisi yaitu, berupaya melakukan negosiasi dengan warga dan meminta warga agar tidak melakukan aksi blokir jalan, melakukan penggalangan dan melakukan pencarian keberadaan Jhon Rio untuk dilakukan Penangkapan.

Setelah ada kesepakatan berdasarkan hasil negosiasi akhirnya jalan yang diblokir dibuka kembali dan arus lalulintas pun kembali normal. (WR-02)