BPD dan Pemdes Waro Gelar Musdes Pembahasan RKPDes

600

BIMA, Warta NTB – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima menggelar Musyawarah Desa (Musdes) pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2022.

Musdes yang digelar di Aula Kantor BPD Waro Sabtu (5/2/2022) tersebut, di hadiri langsung Kepala Desa Waro Muhammad Ali, SH, Sekretaris Desa Muhammad Irsadat Alfajri, S.Pd dan Perangkat Desa, Ketua BPD Herman, AK dan Anggota, PD Kecamatan Monta Nurdianzah, S.Pd, Pendamping Desa (PD) Abdollah Bin Azis ,S.Pd, Pendamping Lokal Desa (PLD) Furkan Ardidianto, S.Pd, Ketua RT dan Ketua RW, Karangtaruna, dan masyarakat.

Ketua BPD Waro Herman, AK dalam sambutannya menyampaikan, musyawarah dilakukan untuk menyongsong berbagai usulan masyarakat agar terciptanya suatu kesepakatan yang menjadi rencanan kerja pemerintah desa di tahun 2022.

“Hal ini menjadi tanggung jawab bersama. Tentunya terkait pembangunan kita tetap upayakan sesuai Indeks Desa Membangun (IDM) nya Waro masih desa tertinggal,” tambah Herman.

Ditempatkan yang sama Kepala Desa Waro Muhammad Ali dalam sambutannya menuturkan, pentingnya musyawarah penyusunan RKPDes untuk membahas program atau kegiatan yang menjadi prioritas di tahun 2022.

“Musdes ini sangat penting karena penentuan prioritas program dan kegiatan yang bisa kita sepakati bersama tanpa mengabaikan prioritas-prioritas kebijakan pembangunan pemerintah pusat dan daerah” sebut kades.

Oleh karena itu lanjutnya, para pemangku kepentingan di desa harus fokus untuk mengikuti Musdes. Sebab masukkan, saran dan pendapat sangat dibutuhkan.

“Saya berharap agar kegiatan yang akan diusulkan pada hari ini harus juga dilihat manfaatnya untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, kades menyatakan insentif disiapkan setiap tahunnya untuk pemuda. Pemberian tersebut untuk mendorong kaum muda agar melakukan kreativitas dalam mengembangkan karya ilmiah di tengah masyarakat.

“Selain anggaran desa saya siapkan sebagian gaji pribadi sebesar 15 juta setiap tahun. Inisiatif ini sebagai upaya membantu pemuda melalui perorangan dan organisasi dalam mengembangkan potensi kreatif kemandirian pemuda,” kata kades.

Menurutnya, pemuda harus terus mengasah kreativitas dan memacu produktivitas, mengingat bidang ekonomi kreatif bukanlah industri padat modal, melainkan padat kreativitas, seni, budaya, dan kewirausahaan.

“Untuk itu generasi muda monta yang memiliki daya kreasi dan inovasi yang dapat menghasilkan berbagai macam karya yang kompetitif dan punya nilai jual itu harus didukung untuk kemajuan bersama dalam mensukseskan pembangunan daerah dan desa,” tutup kades dua periode ini.

Semetara PD Kecamatan Monta Nurdianzah dalam paparannya menyampaikan, alur dan tahapan perencanaan desa berdasarkan regulasi prioritas penggunaan dana desa.

“Regulasinya mulai peraturan presiden no 104 tahun 2021 tentang rincian anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2022, peraturan menteri keuangan 190/PMK.07/2021 tentang pengelolaan dana desa,permendesa PDTT No 7 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022, kemudian peraturan bupati no 41 tahun 2021 dan perubahannya Perbub no 7 tahun 2022 tentang pedoman penyusunan RKPDes tahun 2022,” jelasnya.

Nurdianzah juga memaparkan beberapa program prioritas penggunaan dana desa tahun 2022.

“Beberapa program di antaranya, BLT minimal 40%, ketahanan pangan dan hewani 20%, penanganan dan pencegahan Covid-19, Permendesa PDTT untuk pemuktahiran IDM berbsis data SDGs desa serta prioritas lain sesuai kewenangan desa,” uraiannya.

Kegiatan di lanjutkan dengan diskusi tentang berbagai program kerja dan kemajuan Desa Waro yang akan dilaksanakan selama 4-5 tahun yang akan datang. (RED)