Bocah 10 Tahun di Kota Bima Meninggal Dunia Diduga Karena Kekerasan Seksual

3605
Korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Puskesmas Paruga Kota Bima.

KOTA BIMA, Warta NTB – Seorang bocah perempuan berinisial A (10) warga Kelurahan Dara, Kecamatan Paruga, Kota Bima meninggal dunia setelah dilarikan ke ruang IGD Puskesmas Paruga sekitar pukul 11.25 Wita, Rabu (24/2/2021).

Awalnya korban dilarikan oleh bibinya Jaitun karena mengalami sakit demam serta muntah darah. Saat itu korban langsung ditangani dr. Soraya. Namun selang setengah jam kemudian nyawa korban tidak tertolong. Korban meninggal dunia di Puskesmas Paruga.

Kapolres Bima Kota melalui Kasubbag Humas Ipda Ridwan mengatakan, dari keterangan dr. Soraya yang menangani korban. Selain mengalami demam di tubuh korban juga terdapat robekan pada selaput darah dan vagina serta lebam pada lubang anus.

Mendapat laporan itu, sekitar pukul. 14.00 Wita Tim Inafis Polres Bima Kota tiba di Puskesmas Paruga untuk melakukan identifikasi terhadap korban.

“Setelah dilakukan identifikasi jenazah korban dipulangkan ke kediamannya untuk di makamkan sekitar pukul 15.24 Wita,” katanya.

Ipda Ridwan menjelaskan, awalnya korban tinggal bersama orang tuanya Asni di Kelurahan Dara, namun dalam seminggu terakhir korban tinggal berpindah di rumah pamannya DD alias Juragan di RT.04/RW.02, Kelurahan Dara.

“Alasan korban tinggal berpindah karena orang tuanya berangkat ke Malaysia untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW),” jelasnya.

Ditambahkan Ipda Ridwan, atas kejadian itu keluarga korban telah melaporkannya ke Polres Bima Kota untuk diproses secara hukum dan pihak korban bersedia untuk membongkar kembali makam korban apabila diperlukan untuk diotopsi.

“Peristiwa itu telah dilaporkan ke Polres Bima Kota dengan nomor aduan/K/114/II/2021/NTB/Res Bima Kota dan keluarga bersedia membongkar makam apabila diperlukan untuk otopsi guna proses hukum lebih lanjut,” tutupnya. (WR-Al)