Bayi Penderita Anemia Asal Desa Samili Butuh Uluran Tangan

1167
Randia Putri Ananda

BIMA, Warta NTB – Seorang bayi perempuan berusia dua bulan asal Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima bernama Randia Putri Ananda membutuhkan biaya berobat, ia saat ini sedang dirawat intensif di UGD Rumah Sakit Umum Daearah (RSUD) Bima.

Anak dari pasangan Jufrian (21) dan Ana (20) divoinis menderita anemia dan gagal organ. Orang tua yang sehari-hari hanya sebagai petani dan pekerja serabutan mengaku tidak memiliki biaya yang cukup untuk pengobatan anak mereka selama dirawat di rumah sakit.

“Walau anak kami sudah dirawat di UGD, tetapi kami kesulitan dengan biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari selama perawatan, mohon kiranya ada dermawan yang mau membantu kami,” harapnya.

Jufrin mengaku sebagai warga kurang mampu ia juga tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan untuk meringankan biaya rumah sakit. “Kami belum memiliki kartu BPJS sehingga mungkin nanti pembayarannya dilakukan secara mandiri, tetapi kami tidak memiliki uang yang cukup untuk itu,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Oleh karena itu, ia berharap ada perhatian pemerintah Kabupaten Bima untuk meringankan beban keluarga mereka. “Kami mohon ada perhatian pemerintah untuk membantu meringankan biaya pengobatan anak kami,” pintanya.

Jufrin menceritakan, sebelumnya pada hari Minggu (19/4/) sore mereka membawa Randia ke Puskesmas Woha, tetapi oleh pihak Puskesmas Woha sekitar pukul 9 malam meminta untuk dirujuk ke RSUD Bima, tetapi karena tidak memiliki biaya mereka memilih memulangkan Randia dari Puskesmas.

Melihat kondisi Randia yang memburuk, pada hari Senin sore mereka membawanya untuk diperiksa ke dokter anak di Kota Bima. Oleh dokter tetap meminta agar Randia dirujuk.

“Saat itu kami bimbang karena tidak punya uang, sehingga kami kembali pulang, tetapi karena keadaan Randia semakin memburuk, hari ini kami terpaksa membawanya ke RSUD Bima walau hanya dengan uang pas-pasan,” ungkapnya.

Saat ini Randia masih terbaring lemah di ruang UGD RSUD Bima dan bagi dermawan yang ingin datang melihat dan memberikan bantuan dapat secara langsung kepada keluarganya. (WR-Man)