Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, TNI-Polri NTB Buka Dapur Lapangan

1385
Satuan Brimob Polda NTB bersama Personel Batalyon Infanteri 742 Gebang Mataram membuka dapur lapangan lapangan di Mako Sat Brimob Polda NTB, Selasa (14/4/2020).

MATARAM, Warta NTB – Sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi Corona Virus Desease (Covid-19), Satuan Brimob Polda NTB bersama Personel Batalyon Infanteri 742  Gebang Mataram membuka dapur lapangan di  Mako Sat Brimob Polda NTB, Selasa (14/4/2020).

Dansat Brimob Polda Nusa Tenggara Barat Kombes Pol Komaruz Zaman, S.IK MH melalui Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, S.IK M.Si mengatakan, kegiatan dapur lapangan dengan tema “Bhakti Kami Untuk Negeri” merupakan tidak lanjut dari Jukrah Kapolda NTB untuk meringankan beban masyarakat di wilayah Provinsi NTB akibat dari pandemi wabah Covid-19.

“Kegiatan ini melibatkan 24 personel kru masak yang terdiri dari 14 personel Brimob dan 10 personel TNI serta 85 personel Gabungan TNI-Polri yang bertugas mendistribusikan makanan kepada warga wasyarakat,” terangnya.

Artanto menjelaskan, dalam menggelar dapur umum personel gabungan TNI-Polri membuat makanan siap saji sebanyak 2.000 bungkus yang didistribusikan ke Wilayah Kota Mataram dan Kota Bima.

“Untuk wilayah Kota Mataram diberikan kepada masyarakat Kelurahan Dasan Agung sebanyak 1.000 bungkus untuk makan siang 500 bungkus dan malam 500 bungkus dan di Kelurahan Jempong sebanyak 500 bungkus untuk makan siang 250 bungkus dan malam 250 bungkus. Sedangkan di wilayah Kota Bima sebanyak 500 bungkus didistribusikan di tiga lokasi yakni  di Kelurahan Melayu, Jatiwangi dan Terminal Dara,” jelasnya.

Kabid berharap dengan digelarnya dapur lapangan diharapkan kehadiran Brimob untuk Indonesia benar-benar dirasakan oleh masyarakat lebih-lebih di saat terjadinya wabah corona seperti saat ini. “Semoga dengan digelarnya dapur lapangan kehadiran Brimob, TNI-Polri bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.

Dalam kegiatan ini personel gabungan TNI-Polri menggunakan 2 unit kendaraan khusus Dapur Lapangan, 1 unit mobil genset, 1 unit mobil frezer, 1 unit truk rankut, 10 Ranmor roda dua dan 2 unit tenda. (WR)