Bantu Korban Banjir di Monta, Bupati Instruksikan OPD Terkait Turun Tangan

1190
Hujan yang mengguyur Kecamatan Monta sejak, Senin (22/1/2018) pagi menyebabkan terjadinya banjir pada pukul 15.30  wita sore.

Bima, Warta NTB – Menyusul terjadinya banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Monta yaitu Desa Sie dan  Desa Tangga yang terjadi, Senin (22/1/2017). Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri menginstruksikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik Rusdy M.Ap dan dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Salahuddin SH serta Satpol PP untuk segera melakukan penanganan banjir di Kecamatan Monta.

Menanggapi instruksi tersebut, BPBD langsung menerjunkan tim untuk menangani dampak banjir di dua desa dengan melakukan langkah-langkah tanggap bencana. Penanganan ini dimaksudkan agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal dan mengetahui dengan segera dampak  yang ditimbulkan pasca terjadinya banjir.

“Nanti, Tim Reaksi Cepat  Penanggulangan Bencana (TRC-PB)  BPBD akan melakukan penghitungan dan melaporkan kerugian yang diakibatkan banjir tersebut,” kata Bupati.

Sementara berdasarkan laporan Koordinator Lapangan yang juga Kasubid Penanganan Darurat BPBD, Bambang yang memimpin  Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana mengatakan, Wilayah yang terdampak paling parah yaitu 50 KK di RT.02 dan 60 KK di RT.03 serta 50 Kk di RT.05 di Desa Tangga.

“Ada 15 orang tim yang diturunkan di Desa Tangga dan begitu tiba di lokasi, tim langsung membantu warga  membersihkan sampah dan mempersiapkan droping logistik,” katanya.

Sedangkan, infrastruktur  pendidikan yang terdampak banjir yaitu SDN Tangga 1 dan SMP 1 Monta. Rata-rata rumah digenangi lumpur setinggi 10 cm dan warga kesulitan untuk memasak.



“Saat ini warga terdampak banjir menunggu dropping logistik dan konsumsi. Penyebab banjir yang paling parah adalah karena adanya penanaman bawang yang terjadi di areal pegunungan,” ungkap Bambang, Senin malam.

Selain itu, Camata Monta Mukhtar SH mengatakan, hujan yang mengguyur Kecamatan Monta sejak Senin pagi menyebabkan terjadinya banjir pada pukul 15.30  wita sore.

“Di samping curah hujan yang tinggi, cekdam yang ada di atas pemukiman warga Desa Tangga juga jebol dan mudah-mudahan tidak terjadi banjir dari arah Dam pela Parado yang akan memperburuk dampak banjir di kecamatan Monta,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartantb.com, di saat yang sama banjir gunung juga menerjang pemukiman warga Desa Sie di lingkungan RT.01 dan RT.16 yang mengakibatkan puluhan rumah warga tergenang air dan lumpur.

Infrastruktur lain yang juga tak luput dari sasaran banjir adalah Puskesmas Monta yang berada di Desa Tangga, puluhan pasien yang dirawat inap terpaksa harus dipindahkan ke ketempat yang lebih tinggi. (WR-02)