Unik, Sat Lantas Polres Dompu Ajak Pocong Tegur Pelanggar Lalu Lintas

441
Badut dan pocong yang dihadirkan Sat Lantas Polres Dompu dalam Operasi Keselamatan Gatarin 2019.

DOMPU, Warta NTB – Jelang berakhirnya pelaksanaan Operasi Keselamatan Gatarin 2019 berbagai cara dan inovasi dilakukan oleh aparat penegak hukum untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tertib dan disiplin berlalu lintas di jalan raya.

Seperti Operasi Keselamatan Gatarin 2019 yang dilaksankan Sat Lantas Polres Dompu di bundarah atau simpang RSUD Dompu, pasar pusat kota Dompu dan traffic light Koramil Dompu, sekitar pukul 16.00 Wita, Jumat (10/5/2019). Dalam operasi yang melibatkan lebih kurang 73 personil gabungan itu, Sat Lantas Polres Dompu mengajak warga Bumi Nggahi Rawi Pahu agar tertib dan disiplin berlalu lintas.

Namun terlihat ada yang berbeda dalam operasi keselamatan gatarin yang digelar Polres Dompu itu, dimana dalam operasi tersebut Sat Lantas Polres Dompu menghadirkan Badut Polantas dan Pocong. Keduanya memiliki peran yang berbeda, badut polantas akan memberikan hadiah berupu bingkisan kepada pengendara yang dianggap sudah tertip berlalu lintas, sedangkan bagi pelanggar lalu lintas akan ditegur langsung oleh pocong.

Aksi yang dilakukan Sat Lantas Polres Dompu spontan menimbulkan berbagai reaksi dari para pengguna jalan, ada yang terkejut dan takut, ada juga yang tersipu malu karena yang menegurnya adalah sosok pocong, tetapi pocong yang dimaksud bukanlah pocong sungguhan melainkan personil yang didandani mirip pocong.

Kasat Lantas Polres Dompu AKP Raditya Suharta, SH, SIK mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Operasi Keselamatan Gatarin 2019 yang bertujuan menekan angka pelanggaran serta fatalitas jumlah korban laka lantas selama bulan ramadhan ini dan pada pelaksanaan kegiatan operasi hari ini ditemani oleh pocong dan badut lantas serta dibantu oleh bhayangkari Sat Lantas Polres Dompu.

“Ini merupakan kali pertama yang dilaksanakan oleh Sat Lantas Polres Dompu, dimana pelanggar lalu lintas langsung ditegur oleh sesosok pocong dan bagi yang sudah disiplin diberikan bingkisan oleh badut lantas, selain pemberian bingkisan dan teguran oleh pocong juga dibentangkan spanduk himbauan serta pembagian brosur kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu taat dan patuh terhadap aturan lalu lintas yang berlaku,” ujarnya disela kegiatan operasi.

Radity berharap pada pelaksanaan operasi yang bertepatan dengan bulan ramadhan ini diharapkan mampu menekan serta mengurangi angka pelanggaran, dimana diketahui bersama tiap tahunnya angka pelanggaran cenderung meningkat di bulan puasa yang bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang berbelanja kebutuhan pokok serta yang melakukan ngabuburit disore hari yang tidak menggunakan helm.

“Masyarakat ketika bepergian menggunakan kendaraan bermotor jangan lupa menggunakan helm serta membawa surat kendaraannya”, himbaunya.

Usai pelaksanaan operasi penertiban, Kasat Lantas beserta seluruh personil Operasi Keselematan Gatarin 2019 melakukan pawai korban laka lantas yang mengambil rute diseputaran kota Dompu.

“Pawai ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat serta menekan jumlah dan fatalitas korban laka lantas di wilayah Kab. Dompu,”  tutupnya. (WR)