Tak Miliki Biaya Berobat, Penderita Asites Perut Asal Desa Teke Hanya Bisa Terbaring Lemah

1997
Salahudin (31) warga Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima penderita asites perut hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur menunggu uluran tangan dermawan dan perhatian pemerintah.

BIMA, Warta NTB  – Tak lagi memiliki biaya, Salahudin (31) warga RT.20/RW.11, Dusun Sigi, Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima terpaksa berhenti berobat. Kondisinya saat ini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur menunggu bantuan dan uluran tangan dari para dermawan dan pemerintah untuk membantunya.

Pria yang dikenal riang ini, telah berupaya menyembuhkan penyakitnya dengan dilakukan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima. Dari hasil rontgen dan scan oleh dokter di RSUD Bim ia didiagnosa mengalami pembengkakan siriosiz hati/liver dan komplikasi atau gejala asites.

Namun karena penyakitnya tak kunjung sembuh dan terkendala biaya, ia dan keluargannya memutuskan untuk dilakukan rawat jalan di rumah. Kondisi ini membuat penyakitnya bertambah parah dan pembesaran perut karena jauh dari pemeriksaan dan tindakan medis.

“Saya mendapatkan penanganan dan observasi serta rawat inap lebih kurang selama satu minggu di RSUD Bima. Namun penyakit yang saya derita tak menujukan perubahan. Akhirnya kami memutuskan melakukan rawat jalan di rumah mertua karena sudah tidak memiliki biaya untuk membayar rumah sakit,” katanya, saat ditemui di rumah mertuanya di Keluarahan Pena To’i, Kota Bima, Rabu (25/12/2019)

Salahudin menceritakan, awal mula penyakitnya diraskan sejak dua bulan terakhir. Saat itu ia mulai merasakan keram di perut yang berkepanjangan hingga dilakukan pemeriksaan ke dokter dan rumah sakit dan divonis menderita penyakit asites.

Atas penyakit yang diderita ia dan keluarga berharap agar bisa mendapatkan bantuan dan pengobatan yang layak baik dari para dermawan maupun pemerintah.

“Kami sangat berharap ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatan dan sangat berharap sekali bantuan dari pemerintah lebih khusus perhatian dari Bupati dan Wakil Bupati Bima,” ucapnya dengan nada lirih mengharap kesembuhan.

Penyakit Asites adalah penumpukan cairan (biasanya cairan benang dan cairan serosa yang berwarna kuning pucat) di rongga perut. Rongga perut terletak di bawah rongga dada, dipisahkan denga diafragma. Asites dapat terjadi akibat berbagai kondisi seperti penyakit hati (liver), kanker, gagal jantung kongestif, atau gagal ginjal. (WR)