Soal Bagi-bagi Proyek, Kadis Perkim Ogah Temui Wartawan

397

BIMA, Warta NTB – Indikasi pembagian kue paket proyek di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Bima NTB kepada sejumlah oknum Wartawan dan LSM terus merebak. Diduga kuat, pembagian jatah proyek ini untuk ‘membungkus’ kebijakan Dinas setempat.

Sejumlah wartawan dan pegiat LSM disebut-sebut mendapat anggaran untuk proyek MCK tahun 2019 dan sejumlah proyek lain. Tidak main-main, anggaran yang digelontorkan untuk setiap paket proyek mulai Rp 100 juta hingga menyentuh angka Rp 200 juta.

Belum diketahui pasti seperti apa administrasi permohonan untuk mendapatkan paket proyek tersebut. Namun diduga kuat adanya pembagian jatah proyek tersebut dilakukan di kolong meja.

Dengan kondisi ini, terindikasi kuat ada upaya main mata yang dilakukan antara penerima proyek dan pemberi proyek. Serta perlu dipertanyakan prosedur pengusulan permintaan proyek dan legalitas pelaksana proyek.

Baca berita terkait: Soal Bagi-bagi Proyek, Ini Penjelasan Kadis Perkim Kabupaten Bima

Menyikapi hal itu, Plt Kadis Perkim Taufik ST MT yang coba ditemui di kantornya dua hari berturut-turut, tidak ada di tempat.

Kadis Perkim yang coba dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Jumat (16/8/2019) pagi, menjawab tidak berada di kantor karena sedang berada di Bapadda Kabupaten Bima dalam rangka koordinasi terkait anggaran APBD perubahan 2019.

“Maaf adinda saya masih koordinasi usulan perubahan anggaran 2019 di Bappeda, ke kantor insya Allah lepas Jumat,” tulis Taufik.

Sementara, Taufik yang ditunggu beberapa orang wartawan hingga pukul 15.00 Wita sore belum juga muncul. Ketika dihubungi via telepon beberapa kali terkait kepastiannya kembali ke kantor tetapi tidak diangkat. (WR-Tim)