Reses di Palibelo, DPRD Dapil 6 Serap Aspirasi Masyarakat

644
Reses DPRD Kabupaten Bima di Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Selasa (25/2/2020).

BIMA, Warta NTB – Sebanyak empat orang anggota DPRD Daerah Pemilihan 6 Kabupaten Bima yang terdiri dari Hj. Suhartini, Edy Muhlis, Hardiwi, Musmulyadin melaksanakan reses masa sidang I tahun 2020 di Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Selasa (25/2/2020).

Reses yang dilaksanakan di aulah kantor Desa Bre dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Hadir dalam kegiatan Kepala Desa Bre,  Sekretaris Desa Bre, seluruh aparat Desa Bre, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasubsektor dan masyarakat Desa Bre.

Pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bima Edy Muhlis mengatakan, reses dilaksanakan sebagai bentuk tahapan penyerapan aspirasi masyarakat dan reses ini dilakukan oleh setiap anggota DPRD, dengan tujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Dari hasil aspirasi masyarakat yang diserap dalam reses akan direkap dan dibuat laporan kemudian diteruskan kepada pimpinan Dewan. Selanjutnya kita akan teruskan ke Bupati Bima yang kemudian diteruskan pada OPD-OPD,” katanya.

Lanjutnya, aspirasi yang diterima dari masyarakat berbeda-beda. Dan yang paling menonjol adalah masalah infrastruktur untuk pembangunan contohnya,  drainase dan membuka kembali duiker yang ada di dusun Nggali Nggawa tepat di perbatasan Desa Bre dengan Desa Belo.

Sementara anggota dewan yang lain Hardiwin menambahkan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat terkait pendidikan, yaitu masalah PAUD yang ada di desa, kami mengharapkan agar pihak Masing-masing PAUD untuk bisa melakukan komunikasi dengan dinas dikpora kabupaten bima untuk menambah anggaran renovasi pembangunan tempat PAUD.

Dalam penyampainnya pun, ia berharap, apa yang menjadi usulan masyarakat dapat disampaikan kembali pada Musrembang tingkat desa hingga kecamatan dan tingkat kabupaten. Hardiwi juga menambahkan aspirasi tersebut dapat mewakili kebutuhan mendasar dari setiap golongan masyarakat.

Usai melaksanakan penyerapan aspirasi masyarakat kemudian keempat anggota dewan turun lapangan untuk melihat langsung kondisi drainase yang ada di depan kantor Desa Bre yang sudah tertimbun lumpur dan pasir sehingga air hujan yang turun tidak mampu menampung air dan meluap ke jalan raya.

“Kami akan memperjuangkan harapan masyarakat yang telah diserahkan kepada kami, semua usulan ini akan kami kawal dan mudah-mudahan bisa terakomodir semua,” harapnya. (WR-Man)