Polda NTB Gelar Olahraga Bersama Pimpinan Media dan Jurnalis

108

MATARAM, Warta NTB – Dalam rangka menjalin silaturahmi dan sinergitas, Polda NTB menggelar olahraga bersama dengan sejumlah pimpinan media dan jurnalis media cetak, elektronik dan online se NTB.

Olahraga bersama yang digelar di Lapangan Mapolda NTB, Jumat (13/9/2019) sore dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, MM, Wakapolda Brigjen Pol Drs. H. Tajuddin, MH dan Pejabat Utama (PJU) Polda NTB.

Sedangkan dari unsur jurnalis dihadiri pimpinan perusahaan, Pimred, Korlip dan wartawan dengan jumlah sekitar 40 orang. Terlihat hadir dalam acara tersebut Pimpinan Perusahan Lombok Post dan Ketua PWI NTB.

Kapolda dalam sambutannya menyampaikan, Polda NTB dan media diharapkan untuk terus bersinergi dan menguatkan komunikasi dalam memberikan informasi yang menyejukkan berdasarkan fakta sehingga dapat membuat situasi dan kondisi yang kondusif.

Pada kesempatan itu Irjen Nana Sudjana juga menyampaikan, informasi perkembangan kasus Lombok Timur yang sempat menyita perhatian publik.

Kapolda menegaskan akan tetap berkomitmen menindak tegas oknum anggota yang diduga melanggar aturan disiplin, kode etik profesi atau pidana.

“Tim Investigasi yang telah dibentuk dan sampai saat ini masih bekerja dengan melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Hingga hari ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap 14 orang termasuk yang diduga melakukan pelanggaran atau tindak pidana,” tegasnya.

Jenderal Bintang Dua ini menjelaskan, hingga saat ini belum ada pejabat Polres atau Kapolresnya yang diperiksa. “Status mereka yang diperiksa masih sebagai saksi. Kami belum menentukan tersangka dan kita perlu alat bukti lain untuk meyakinkan peran masing-masing dalam kejadian tersebut,” jelasnya.

Kapolda menguraikan, untuk menentukan tersangka dalam kasus ini akan dilakukan gelar perkara. Berkas akan displit (dipisah-pisahkan) dan ini memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Ada beberapa oknum anggota yang sudah mengarah untuk menjadi tersangka dalam perkara pidana ini. Dalam penerapan pasalnya pun kita perlu kecermatan sehingga nantinya dapat menjadi rangkaian utuh telah terjadi tindak pidana,” urainya.

Kapolda berharap situasi dan kondisi di Nusa Tenggara Barat khususnya di Lombok Timur tetap kondusif. “Jangan sampai masalah ini dijadikan isu yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab sehingga akan memperkeruh suasana,” harapnya.

Ia juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak ikut serta membuat atau menggiring opini ataupun mendistribusikan berita-berita yang negatif sehingga terjadi mis informasi yang dapat mendorong adanya provokasi yang dapat menimbulkan gangguan keamanan.

“Mari kita menyikapi persoalan ini secara proporsional melalui langkah-langkah hukum. Yang jelas kita akan menindak tegas siapapun yang melakukan pelanggaran atau tindak pidana,” ajaknya. (WR)