Pemkab Bima Akan Terbitkan Regulasi Tentang Pembangunan Menara Telekomunikasi  

478
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri pimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Menara Telekomunikasi.

BIMA, Warta NTB – Salah satu perangkat terpenting dalam teknologi komunikasi dan informasi adalah menara yang berfungsi sebagai pemancar dan atau penerima sinyal gelombang informasi dan komunikasi.

Namun demikian, dalam kegiatan pembangunannya perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain dalam pemanfaatan tata ruang di Kabupaten Bima.

Untuk mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan pasca pembangunan tower menara, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, Rabu (10/10/2018) langsung memimpin Rakor dengan para penyedia (Provider) menara seluler yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bima dengan memberikan sejumlah catatan.

Bupati mengatakan, penetapan titik koordinat pembangunan menara telekomunikasi selama ini terkesan hanya dilakukan secara sepihak oleh perusahaan tanpa melibatkan instansi teknis daerah. Sehingga berdampak pada saat pengawasan oleh pemerintah daerah.

Dalam rapat yang secara khusus mengundang para provider menara seluler tersebut, Bupati menyampaikan, ke depan pemerintah daerah akan menerbitkan payung hukum berupa Peraturan Bupati tentang “cell plan” yang memuat lokasi menara yang ada dan rencana penyebaran lokasi pembangunan infrastruktur baru.

“Ke depan pemerintah daerah akan menerbitkan payung hukum berupa Peraturan Bupati yang memuat lokasi menara yang ada dan rencana penyebaran lokasi pembangunan baru,” tegas Bupati.

Rakor yang berlangsung di ruang rapat bupati tersebut turut dihadiri Kadis Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bima H. Abdul Wahab Usman SH M.Si, Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo SIK dan beberapa OPD terkait.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Bima juga menekankan pentingnya memahami kondisi masyarakat di Kabupaten Bima.

“Dari permasalahan yang terjadi sebelumnya, cukup menjadi contoh untuk diperbaiki. Tipikal masyarakat Bima yang dinamis perlu dipahami oleh para provider, oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi penting sekali,” terang Kapolres.

Bagus mengajak semua pihak untuk berpikir tanggung jawab. “Tidak perlu saling menyalahkan, semua pihak saling proaktif memberikan informasi,” imbaunya. (WR)