Pasca Banjir, Babinsa dan Warga Sanggar Buat Jembatan dan Jalan Alternatif

141
Pasca banjir Babinsa dan warga di Kecamatan Sanggar gotong royong membuat jembatan dan jalan alternatif agar bisa dilalui kendaraan.

BIMA, Warta NTB – Banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Sabtu (16/3/2019) menyebabkan kerusakan sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum tak ayal banjir tersebut juga merendam pemukiman warga dan merusak lahan pertanian.

Akibat banjir itu juga menyebabkan jembatan penghubung yang ada di Desa Boro, Kecamatan Sanggar putus sehingga arus transportasi antara desa terganggu. Mengatasi hal itu sejumlah Babinsa dan warga desa di Kecamatan Sanggar bergotong royong membuat jembatan dan jalan alternatif agar bisa dilalui kendaraan.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra mengatakan, saat terjadi banjir dan pasca banjir seluruh  Babinsa di Kecamatan Sanggar sudah di kerahkan untuk membantu m

“Saat banjir melanda Kecamatan Sanggar Babinsa di wilayah tersebut sudah mulai terlibat membantu masyarakat yang terdampak,” katanya.

Letkol Bambang menyebutkan, pasca banjir para Babinsa juga melaporkan berbagai fasilitas dan sarana yang rusak akibat banjir dengan prioritas sara dan prasarana vital yang menjadi kebutuhan utama seperti jalan dan jambatan sebagai akses transportasi dan penyaluran bantuan.

Gotong royong pembuatan jalan alternatif yang dilakukan Babinsa Desa Kore Serma Aidin bersama masyarakat Desa Kore, Kecamatan Sanggar.

Dandim mengatakan, setelah banjir surut Babinsa Desa Kore Serma Aidin bersama masyarakat mulai membuat jalan alternatif di bawah jembatan agar bisa dilalui kendaraan.

“Babinsa Desa Kore Serma Aidin pasca banjir melakukan gotong royong bersama masyarakat membuat jalan alternatif  agar bisa dilintasi kendaraan,” terangnya.

Selain itu, kegiatan serupa juga dilakukan Babinsa Desa Boro Sertu Juhari bersama Serda Hasanudin mereka bersama masyarakat melakukan gotong rotong membuat jembatan alternatif di Desa Boro.

“Pagi ini mereka melanjutkan pembuatan jembatan alternatif termasuk membantu kendaraan yang melintas. Salah satunya mengeluarkan truk yang nyangkut pagi ini,” kata Dandim, Senin (18/3/2019).

Dandim menegaskan, sebagai abdi negara seluruh personil jajaran Kodim 1608/Bima akan selalu siap hadir untuk masyarakat baik dalam suka maupun duka, lebih-lebih di saat terjadi bencana seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini.

“Kami akan selalu siap hadir untuk masyarakat dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat, lebih-lebih di saat terjadi bencana seperti saat ini,” pungkasnya. (WR-Man)

Komentar Facebook di sini