Menderita Tumor Mata,  Bocah Asal Dore Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

699
Adi Saputra (6) Penderita Tumor Mata asal Desa Dore, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima.

BIMA, Warta NTB – Adi Saputra (6) warga lingkungan RT.07/RW.03 Desa Dore, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan dan pemerintah. Pasalnya bocah yang difonis menderita penyakit tumor mata ini tidak memiliki biaya berobat.

Penderitaan anak pertama dari pasangan Nurdin dan Rukaya sudah berlangsung satu tahun. Orang tua yang bekerja sebagai buruh tani dan tergolong keluarga misikin tidak mampu membiaya pengobatan anak mereka. Di tengah ketidak berdayaannya, tumor di mata kanan Adi kian hari kian membesar dan semakin parah.

Saat ini bocah yang seharusnya bermain riang gembira bersama teman-teman seusianya harus menahan penderitaan rasa sakit saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima dibawa pendampingan relawan kemanusia LKSA LPEPM Bima.

“Adi sudah satu tahun menderita penyakit tumor  ganas. Orang tuannya hanya buruh tani  dan tergolong keluarga sangat miskin sehingga tidak bisa berobat, selama ini mereka hanya berobat dengan cara tradisional dan itupun tidak banyak membantu,” kata Muhtar Ketua LKSA LPEPM Bima.

Setelah mendapat persetujuan keluarga, Adi langsung dibawa ke RSUD Bima untuk mendapat perawatan medis. Namun kendalanya penderita tumor tersebut tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan sehingga perlu dilakukan pengurusan administrasi.

Oleh karenanya Muhtar berharap, ada dermawan dan relawan yang mau menyisihkan sedikit rejeki untuk membantu biaya pengoban anak yang tergolong misikin dan telah mengalami penderitaan cukup lama ini.

“Kami mohon kepada para relawan dan dermawan agar bisa membantu biaya pengobatan  Adi,” ungkap Muhtar, Jumat (26/1/19) di RSUD yang juga didampingi anggotanya Iksan.

Muhtar mengaku, bersama tim dan relawan kemanusiaan LKSA LPEPM Bima akan terus melakukan pendampingan dan berharap ada atensi dari pemerintah daerah Kabupaten Bima untuk membantu kesembuhan Adi.

“Saya mohon atensi Bupati Bima untuk membantu biaya pengobatan anak ini agar bisa sembuh dan kembali ceria seperti anak-anak lainnya,” harap Muhtar. (WR)