Menderita Kanker Payudara, Ibu Satu Anak Asal Desa Renda Butuh Biaya Berobat

1202
Asiah (50) warga Desa Renda, Kecamatan Belo berharap bantuan pemerintah dan dermawan untuk membantu biaya berobat.

BIMA, Warta NTB – Asiah (50) warga RT.16/RW.08, Dusun Wuwu Pajo, Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima hanya bisa menahan rasa sakit akibat penyakit kanker payudara yang dideritanya. Asiah menderita kanker payudara sejak dua bulan lalu.

Lantaran tak memiliki biaya berobat, wanita yang bekerja sebagai petani bawang di Desa Renda ini hanya bisa pasrah. Sebelumnya ibu satu orang anak ini bersama suaminya dan anaknya pernah melakukan pemeriksa di rumah sakit Muhammadiyah Bima sebanyak dua kali. Namu dokter menyarankan harus dioperasi kendati demikian mereka masih kesulitan mendapat biaya operasi.

Anak pasien, Usran (22) mengatakan, Ibunya mulai menderita kanker payudara sejak dua bulan lalu dan mulai timbul benjolan keci di dadanya sehingga oleh keluarga dilakukan pemeriksaan dan difonis dokter menderita kanker payudara.

“Karena timbul benjolan kecil, kami memeriksakan ibu ke dokter dan difonis menderita kanker payudara dan saat ini masih kesulitan biaya berobat dan operasi,” kata Mahasiswa STKIP Bima yang sedang melakukan KKN di Desa Bre, Kecamatan Palibelo ini, Rabu (12/2/2020) di kediamannya Desa Renda.

Usran menyebutkan, akibat pengaruh benjolan yang muncul di dada ibunya sering pingsan dan karena tidak memiliki biaya berobat saat ini ibunya hanya bias melakukan pengobatan tradisional sehingga ia pun harus pulang dari KKN untuk merewat ibunya di kampung.

Kendala lain kata Usran, saat ini mereka belum memiliki kartu BPJS Kesehatan sehingga untuk pengobatan ibunya belum maksimal. “Ibu belum memiliki kartu BPJS sehingga tidak bias maksimal berobat. Oleh karena ini kami berharap ada perhatian pemerintah atau para dermawan untuk membantu biaya pengobatan ibu,” harapnya.

Asiah sendiri yang ditemui di rumahnya mengaku pasrah dengan penyakit yang diderita. “Mau bagaimana lagi Pak, untuk berobat kami kesulitan dan kami berharap ada mukjijat agar saya bisa sembuh dari penyakit ini dan mudah-mudahan ada perhatian pemerintah dan para dermawan untuk membantu,” harapnya. (WR-Man)