Kecimol Berujung Maut, Dua Kakak Beradik Ditangkap

1286
Tersangka S alias Bagong (23) dan H alias Nik (30).

MATARAM, Warta NTB – Acara kecimol yang digelar di Karang Manuk, Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa,  Sabtu (3/7/2019), sekitar pukul 17.00 Wita berujung maut. Sedianya acara yang digelar untuk menghibur masyarakat itu malah jadi petaka.  

Jumiati seorang laki-laki berusia 50 tahun warga Desa Motong, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa harus meregang nyawa usai dianiaya kakak beradik  S alias Bagong (23) dan H alias Nik (30) warga desa setempat saat acara kecimol berlangsung. Usai menganiaya korban kedua tersangka melarikan diri.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama, S.IK mengatakan, dua tersangka berhasil diamankan Tim Opsnal Polres Sumbawa sekitar pukul 12.30 Wita Senin (5/8/2019) atas duagaana tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

“Tindakan Polres Sumbawa ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor 37 / VIII / 2019 / Polsek Utan dimana telah terjadi Tindak Pidana pembunuhan dan atau pengeroyokan menyebabkan matinya seseorang,” ungkapnya.

Purnama  menjelaskan, penangkapan berawal saat Tim Resmob mendapat informasi bahwa pelaku berada di rumahnya, kemudian Tim mencari keberadaan rumah pelaku dan berhasil mengamankan pelaku dan kakak pelaku kemudian membawa kedua pelaku ke Polres Sumbawa untuk dimintai keterangan.

Adapun kronologi kejadian kata Purnama, saat berlangsung acara kecimol di Karang Manuk, Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (3/7/2019)  lalu.  Pelaku S alias Bagong (23) melakukan pengeroyokan bersama H alias Nik (30) terhadap korban dikarenakan korban memukul kakak pelaku Nik menggunakan besi.

“Pelaku tidak terima, kemudian S alias Bagong mengambil pisau milik temannya yang berada di samping dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menusuk perut bagian atas tubuh korban,” jelasnya.

Tidak hanya sampai di situ lanjut Purnama, pelaku kembali ingin menusuk, tapi ditangkis oleh korban yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada tangannya kemudian pelaku menusuk lagi bagian di bawah dada sebelah kiri korban setelah itu pelaku langsung lari meninggalkan korban.

Atas peristiwa itu, Kabid Humas mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap acara yang melibatkan banyak orang. “Apapun kegiatannya harus tetap dijaga keamanannya baik oleh penyelenggara dan masyarakat sekitar,” imbaunya. (WR)