Jalan di Desa Waro Masih Diblokir, Ini Tuntutan Warga

1125

BIMA, Warta NTB – Meski saat ini pelaku pembacokon yang menyebabkan Candra Irawan (27) warga Desa Waro meninggal dunia, namun hingga saat ini sejumlah warga Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima masih melakukan aksi pemblokiran jalan di desa setempat.

Warga menilai pelaku pembacokan terhadap Candra Irawan bukan hanya satu orang. Meski saat ini pelaku utama Yadin (20) telah diamankan di Polres Bima, namun warga Desa Waro menilai masih ada pelaku lain dibalik pembacokan yang terjadi di Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, Kamis (30/7/2020) siang kemarin.

Aksi pembacokan terhadap Candra Irawan tejadi di rumah H. Abidin salah satu warga Desa Tangga Baru. Saat itu korban bersama temannya Samsudin bertamu di rumah temannya Bustan anak dari H. Abidin.

Saat korban duduk bersama di emperan rumah H. Abidin tiba-tiba didatangi oleh pelaku yang membawa sebilah parang. Pelaku menuding korban yang memberitahukan polisi terkait masalah Handphone curian yang telah ditebus oleh korban pada pelaku.

Saat itu sempat terjadi cekcok antara korban dengan pelaku sehingga pelaku langsung mengeluarkan sebilah parang dan membacok korban yang mengenai kepala, betis, tangan dan dada sehingga korban mengalami luka serius. Melihat kejadian itu teman korban Syamsudin mendorong pelaku, namun pelaku juga mengacungkan parang kepadanya.

Sehingga ia mencoba menyelamatkan diri dengan berlari ke arah sawah di belakang rumah tempat kejadian perkara, demikian juga dengan korban, tetapi karena lukanya cukup serius korban tidak mampu berlari lebih jauh, ia pun tumbang di sekitar pagar belakang rumah H. Abidin dan meninggal dunia di tempat.

Usai membacok korban, pelaku kemudian melarikan diri. Mayat korban kemudian dievakuasi warga ke rumah duka di Desa Waro. Meski saat ini pelaku utama telah diamankan polisi, namun warga Desa Waro menilai ada pelaku lain dibalik kasus pembacokan yang menyebabkan Candra Irawan warga Desa Waro meninggal dunia. Warga mendesak agar pelaku lain dalam kasus tersebut segera diungkap polisi.

Pantauan wartawan di lokasi blokir jalan, Jumat (31/7/2020) sore, terlihat sejumlah personel Polres Bima mencoba melakukan mediasi dengan warga agar jalan yang diblokir warga dengan kayu dan batu dibuka karena dianggap mengganggu pengguna jalan. Namun sepertinya upaya polisi gagal karena warga bersikeras tetap memblokir jalan.

Hingga berita ini diturunkan, jalan lintas Desa Waro masih diblokir warga. Di lokasi polisi masih terlihat berjaga-jaga demikian juga dengan warga Desa Waro. (WR-Al)