Golkar Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah Serentak Se-NTB

254

BIMA, Warta NTB – Dalam menjaring calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sentak tahun 2020. Partai Golongan Karya (Golkar) secara serentak membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati di seluruh Provinsi NTB.

Hal itu disampaikan, Muhammad Sidik ketua penjaringan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima saat konferensi pers di Kantor DPC partai Golkar Kabupaten Bima, Rabu (13/11/2019).

Muhammad Sidik mengungkapkan, sesuai dengan instruksi DPW bahwa partai Golkar di NTB secara serentak melaunching pendaftaran calon kepala daerah untuk beberapa kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi NTB.

“Iya hari ini partai Golkar melauncing secara serentak pembukaan pendaftaran calon kepala daerah di Provinsi NTB dan pengambilan formulir untuk calon pendaftar dibuka mulai hari Jumat, (15/11/2019),” terang pengurus partai Golkar yang akrab disapa Didi ini.

Dijelaskannya, dalam penjaringan kepala daerah partai Golkar membuka pendaftaran mulai tanggal 13 November s/d 13 Desember 2019.

“Pendaftaran telah dibuka mulai hari ini dan terbuka untuk umum, siapapun boleh mendaftar, meski kader sekalipun harus mendaftar,” katanya.

Didi menguraikan, dalam penjaringan calon kepala daerah, Golkar mewajibkan lima syarat di antaranya surat pernyataan kesediaan sebagai calon, pernyataan syarat umum dan syarat khusus, riwayat hidup, dan naskah visi misi. Setiap calon bisa mendaftarkan sebagai bupati dan juga sekaligus sebagai wakil bupati sesuai dengan mekanismes dan peraturan yang ditetapkan partai Golkar.

“Nantinya para calon yang telah mendaftar akan kami sampaikan ke DPW dan DPP, setelah ini, hasilnya akan kami sosialisasikan kepada masyarakat dengan membuatkan baliho dan spanduk. Proses terakhir mendengarkan penyampaian visi misi para calon untuk menghadirkan calon berkualitas,” urainya.

Sebagai informasi, dalam pilkada serentak tahun 2020 di NTB ada 7 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada yakni KabupatenLombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Mataram. (WR)