Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, TPID Palibelo Gelar Pelatihan Kewirausahaan

189
Pelatihan Peningkatan Ekonomi dan Kewirausahaan bagi perwakilan BUMDes Kecamatan Palibelo.

BIMA, Warta NTB – Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Palibelo dan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) meggelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Ekonomi dan Kewirausahaan bagi perwakilan BUMDes Kecamatan Palibelo.

Kegiatan yang digelar di aula Kantor Camat Palibelo, Selasa (15/10/2019) dihadiri Camat Palibelo Drs. Darwis serta beberapa orang narasumber seperti Nehrun, LC. MA (Owner SK 88/Susu Kuda Liar), Julhaidin (Rangga Babuju), Fitriani, SE (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia/IPMI).

Sememtara para peserta yang hadir antara lain Pengurus BUMDes, Karang Taruna Desa dan Tim Pengurus PKK Kecamatan  Palibelo.

Dalam sambutanya Camat Palibelo menyampaikan, ucapan terimakasih kepada TPID yang menggagas kegiatan karena melalui kegiatan ini akan mendorong kreatifitas dan inovasi pengurus BUMDes dan pegiat ekonomi untuk melihat peluang usaha di desa masing-masing.

“Terimaksih kepada TPID yang menggagas kegiatan. Tim inovasi adalah pekerja sosial yang mendedikasikan diri untuk masyarakat, oleh karena itu tetaplah memberikan kontribusi untuk masyarakat,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Ketua TPID Mardiansyah, S.Pt M.Si mengatakan, dalam kegiatan pelatiahan TPID Palibelo juga didampingi P2KTD yaitu lembaga profesional yang menyediakan jasa keahlian teknis tertentu di bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumberdaya manusia, dan infrastruktur desa.

“Lembaga P2KTD sifatnya membantu pendampingan teknis yang dilakukan oleh OPD Kabupaten/Kota dan tenaga pendamping profesional,” jelasnya.

Mardiansyah menjabarkan, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan desa yang inovatif dan lebih berkualitas, membantu pemerintah daerah dalam menyediakan layanan teknis yang dibutuhkan desa khususnya pengurus BUMDes dan meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat desa agar Bisa tercapai desa yang mandiri.

“Dengan pelatihan ini P2KTD akan membantu desa mewujudkan inovasi desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan desa di bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan.” tuturnya.

Dalam kegiatan ini para pemateri menyampaikan materi yang berbeda. Nehrun menyampaikan materi memperkual pondasi usaha dengan penguatan Bumdes dan pola simpan pinjam. Fitriani menyampaikan materi tetang mengelola produk unggulan desa untuk menjangkau pasar nasional dan lebih bernilai jual tinggi.

Sementara Rangga Babuju dalam pelatihan tersebut menyampaikan materi Berinovasi dalam mengelola produk lokal berdasarkan potensi pasar dan jangkauan pasar. (WR-Man)