Dikira Sampah, Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Pemancing di Saluran Irigasi

524
Proses identifikasi dan evakuasi mayat bayi dari lokasi penemuan.

LOMBOK TENGAH, Warta NTB – Mayat bayi laki-laki ditemukan pemacing di saluran irigasi Bendungan Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, sekitar  pukul 14.09 Wita, Rabu (10/6/2020) siang.  

Mayat bayi yang ditemukan dalam kondisi rusak itu sempat menggegerkan warga setempat. Kasus penemuan mayat ini langsung ditangani oleh Polres Lombok Tengah.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono mengatakan, mayat bayi itu ditemukan pertama kali oleh Kamarudin dan Lalu Pahrurozi warga Desa Penujak yang saat itu sedang memancing di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dimana saat itu saksi melihat sebuah tumpukan yang dikira sampah yang dibungkus dengan kain dan baunya sangat menyegat.

“Karena penasaran, saat buka bungkusan itu ternyata mayat bayi,” kata AKP Priyo Suhartono di kantornya, Rabu (10/6/2020).

Selanjutnya, atas informasi itu pihaknya langsung turun melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat bayi tersebut. Kemudian mayat bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Mayat orok bayi itu dititip di kamar jenasah RSUD Praya untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

Dijelaskan, adapun ciri-ciri mayat bayi yang ditemukan itu berjenis kelamin laki- laki, diperkirakan baru lahir, bagian tubuh jari kaki dan jari tangan sudah berbentuk sempurna dan masih terdapat tali pusar. Diduga mayat bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuannya untuk menutupi aib keluarga, karena diperkirakan hasil hubungan gelap.

“Orok bayi tersebut diduga meninggal sekitar 18 jam lalu, dengan cara dihanyutkan kealiran saluran irigasi Bendungan. Karena kondisi bayi dalam keadaan rusak dan mengeluarkan bau serta sebagian organ dalamnya hilang diduga dimakan oleh biawak, dan saat ini pelaku masih lidik,” jelasnya. (WR-02)