Cegah Wabah Covid-19, Pasar Narmada Disemprot Disinfektan

222
Anggota TNI menyemprot disinfektan diseluruh los pasar.

GIRI MENANG, Warta NTB – Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP MM, bersama Muspika Kecamatan Narmada, memantau langsung jalannya penyemprotan disinfektan yang dilakukan tim gabungan di Pasar Tradisional Narmada Lombok Barat, Jumat (3/4/2020) kegiatan ini dilaksanakan guna pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di pasar tersebut.

Dalam penyemprotan di pasar tersebut, nampak beberapa orang pedagang masih berjualan di masing-masing standnya. Tetapi, ada juga pedagang pasar yang menutup stand tempat jualan.

Kolonel Czi Efrijon di dampingi Danramil, M. Yuni Priyanto Kapolsek Narmada Suparta dan, Sekcam Narmada M. Busyairi, turut serta berkeliling bersama petugas penyemprotan terdiri dari TNI, Polri, Tim dari Pramuka Dan BPBD Lombok Barat ke seluruh los pasar, terlebih di los los pasar yang padat pengunjung.

Dandim menyampaikan, penyemprotan dilakukan pada bagian tempat di stand pasar, termasuk bagian lantai, tiang stand, termasuk bagian yang sering bersentuhan dengan pedagang.

“Saya minta kepala Pasar untuk menyiapkan disinfektan tempat mencuci tangan di semua pintu keluar masuk pasar Narmada, sebagai upaya pencegahan penularan covid 19. Itu tidak ada toleransi ,”ujarnya.

Selain itu Dandim juga berharap jangan sampai ada penularan setelah menyiapkan disinfektan di semua pintu masuk, jika kepala pasar tidak mengindahkan dandim minta bupati ganti kepala pasar.

Di tempat terpisah Danramil Narmada Kaften Infantri M. Yuni Priyono selaku Ketua tim Penyemprotan di Pasar Narmada juga ikut menghimbau agar masyarakat mendengar apa himbauan pemerintah, serta mentaati aturan Pemerintah.

Caranya yaitu dengan melakukan hidup sehat, makan makanan yang bervitamin, makan buah buhan dan sayur. Selain itu berjemur di atas jam sepuluh, dan sebelum dan sesudah berkegiatan agar mencuci tangan dengan air yang mengalir.

Tidak hanya itu Yuni juga menyarankan masyarakat untuk menghindari perkumpulan yang melibatkan banyak orang karena menurutnya Virus tidak menular lewat udara tapi dengan bersentuhan langsung.

Terkait penutupan pasar Yuni katakan itu kebijakan Pemerintah Daerah. “Jika Pemda bilang tutup kita dukung itu,” pungkasnya. (WR)