Brigadir Agus Salim Sisihkan Gaji Beli Masker untuk Anak-anak dan Tukang Ojek

471
Brigadir Agus Salim membagikan masker kepada anak-anak di lnigkungan Desa Bakajaya, Jumat (5/6/2020).

DOMPU, Warta NTB – Setelah sebelumnya Kabupaten Dompu mempersiapkan diri menghadapi new normal, namun setelah ada lima orang pasien baru yang dinyatakan positif corona kini daerah tersebut kembali ditetapkan sebagai daerah zona merah Corona Virus Disease atau Covid-19.

Untuk mengantisipasi agar penyebaran corona tidak terus berlanjut, maka daerah tersebut harus kembali menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti wajib masker, physical distancing jaga jarak, dan protokol Covid-19 lainnya.

Maka untuk membantu masyarakat mencegah penyebaran corona, Brigadir Agus Salim salah satu personel Polres Dompu yang juga merupakan anggota Bhabinkamtibmas Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu menyisihkan gaji untuk membeli 100 masker dan membagikan kepada masyarakat desa binaannya.

Brigadir Agus Salim mengatakan, penyerahan 100 masker ini  diprioritaskan dulu kepada tukang ojek dan anak-anak karena Dompu telah ditetapkan kembali sebagai zona merah menyusul ada lima orang warga yang dinyatakan positif baru.

“Dengan keadaan itu saya berinisiatif  membeli masker atau memproduksinya melalui tukang jahit yang ada di desa dengan dana pribadi yang kemudian masker tersebut dibagikan kepada tukang ojek dan anak-anak di Desa Bakajaya pada Jumat (5/6/2020) kemarin,” katanya.

Brigadir Agus Salim membagikan masker kepada tukang ojek di lingkungan Desa Bakajaya, Jumat (5/6/2020).

Pria yang pernah bertugas di Polres Lombok Timur dan juga merupakan koordinator Yayasan Endri Foundation (EF) Lotim ini menyebutkan, tujuan pemberian maskes gratis ini adalah sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona  di wilayah Kabupaten Dompu khususnya di Desa Bakajaya.

“Kegiatan ini sendiri saya lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang sebelumnya di wilayah Kabupaten Dompu sudah dikatakan aman, tetapi sudah ada positif lagi. Selain itu tukang ojek dan anak-anak adalah orang yang paling rentan terpapar,” ungkapnya kepada wartantb.com, Sabtu (6/6/2020) siang.

Brigadir Agus menambahkan, selain menyerahkan bantuan masker kepada tukang ojek dan anak-anak, ia juga menyerahkan bantuan masker kepada para pedagang di pasar Bakajaya.

“Selain 100 masker yang sudah dibagikan, nanti setelah selesai dijahit saya akan bagikan lagi  kepada anak-anak dan masyarakat Desa Bakajaya,” pungkasnya. (WR-02)