Bocah 7 Tahun di Desa Teke Diserang Anjing Gila, Menambah Deretan Korban di Palibelo

400
Warga Desa Teke berhasil menangkap dan mengeliminasi anjing yang menyerang korban.

BIMA, Warta NTB – Seorang bocah berusia tujuh tahun, Ibnul warga Desa Teke Kecamatam Palibelo, Kabupaten Bima kembali mendapat serangan anjing gila. Ibnul diserang anjing gila tepat di depan di Mesjid Al-Huda Desa Teke sekitar pukul 15.00 Wita, Kamis (9/1/2020) sore.

Peristiwa yang terjadi pada Nabil menambah deretan nama korban serangan anjing yang diduga terjangkit  rabies di Kecamatan Palibelo.

Akibat serangan anjing gila, ia mengalami luka serius di bagian perut dan tangan. Oleh warga dan orang tuanya, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Palibelo untuk mendapatkan perwatan medias.

Suhada ibu korban sambil membantu petugas mengaku anaknya digigit anjing usai Sholat Ashar di Masjid Al-Huda Desa Teke. “Anjing itu menyerang anak saya tepat di pintu masjid,” ceritanya.

Atas kejadian  itu, Suhada sangat berharap pihak dinas terkait segera memusnahkan semua anjing yang berkeliaran. “Ini sangat meresahkan, cukup anak saya jadi korban. Jangan ada lagi korban setelah ini,” ucapnya dengan tabah.

Sementara menurut warga, anjing yang menyerang korban langsung dikepung dan berhasil dibunuh warga saat itu juga. Sementara dari data Warta NTB sejak bulan Desember 2019 lalu sudah ada empat orang korban yang menjadi serangan anjing gila di Kecamatan Palibelo.

Aadapun para korban di antaranya Kepala Desa Bre H. Ruslan HM Ali terjadi pada Rabu (18/12/2019), M. Saleh (65) warga Desa Belo, St Aisa (60) warga Desa Belo dan hari ini menimpa Nabil (7) warga Desa Teke. (WR)