Banjir di Sai, Koramil Donggo Turun Bantu Warga

306
Danramil Donggo Kapten Inf. Seninot S saat berada di lokasi gotong royong pembersihan sisa banjir di Dusun Wila, Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

BIMA, Warta NTB – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Soromandi sejak pukul 18:30 Wita hingga pukul  23:30 Wita, Jumat (28/2/2020) menyebabkan banjir meluap ke pemukiman dan lahan pertanian bawang warga khusunya di Dusun Wila, Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

Untuk membantu warga, Koramil Donggo di bawah kendali Danramil Donggo Kapten Inf. Seninot S bersama pemerintah Kecamatan Soromandi, Sabtu (29/2/2020) pagi melakukan gotong royong membersihakan sisa banjir di lokasi yang terendam banjir.

Kapten Inf. Seninot S mengatakan, akibat hujan deras sejak kemarin sore mengakibatkan banjir meluap menggenangi tanaman bawang dan pemukiman warga.

“Akibat kejadian itu tanaman bawang warga terendam lumpur dan pasir serta  jembatan Sangari yang berada di Dusun Wila tersumbat oleh sampah batang pohon dan lumpur,” katanya.

Untuk membantu warga, kata dia, anggota Danramil Donggo dan Pemerintah Kecamatan Soromandi, Sabtu pagi  langsung bergerak ke lokasi melakukan gotong royong membersihkan sisa-sisa banjir ke pemukiman warga dan mendata sejumlah rumah yang terendam dan kerugian warga akibat banjir.

“Berdasarkan data sementara kerugian materil akibat banjir terdapat 4 petak sawah tanaman bawang warga mengalami rusak terendam air dan lumpur. Sedangkan kerugian lain belum sempat terdata,”  ujarnya.

Selain itu, akibat jembatan Sangari di Dusun Wila tersumbat juga menyebabkan air meluap ke pemukiman dan jalan raya depan SMPN 2 Soromandi dan bronjong yang di sungai Dusun Wila rusak tergerus air.

Terkait peristiwa itu, mantan Pasi Intel Kodim 1608/Bima ini mengungkapkan, bahwa peristiwa telah dilaporkan oleh Camat Soromandi kepada Bupati Bima dan meminta bantuan alat berat berupa exavator untuk mengangkat tumpukan sampah yang menutupi jembatan Sangari.

“Untuk mengangkat sampah batang pohon dan lumpur serta pasir yang menumpuk di Jembatan Dusun Wila kami butuh alat berat berupa exavator hal itu juga sudah dikoordinasikan dengan BPBD dan PT. Anugerah yang memiliki alat berat untuk mengangkut sampat,” terangnya.

Kegiatan gotong royong yang dilakukan jajaran Koramil dan pemerintah kecamatan serta masyarakat setempat juga diakhiri dengan gotong royong memindahkan rumah panggung 4 tiang milik Ibu Dau di Dusun Jati, Desa Sai yang ada dipinggir sungai karena dikhawatirkan jika terjadi banjir lagi, maka rumah tersebut akan terbawa arus banjir. (WR-Man)