Awali Tugas di Polres Dompu, Brigadir Agus Salim Beri Bantuan Pada Nenek Renta Penjual Jagung

351

DOMPU, Warta NTB – Brigadir Agus Salim adalah sosok polisi peduli kemanusiaan. Dimanapun bertugas ia ingin selalu berbuat untuk kemanusiaan. Ayah dua orang anak ini sebelumnya bertugas di Polres Lombok Timur kemudian dipindah tugaskan ke Polres Dompu setelah menerima sprint dari Kapolda NTB tertanggal 22 Oktober 2019 lalu.

Mengawali tugasnya di Polres Dompu, ia mulai menunjukan sikap kepeduliannya terhadap sesama dengan memberikan bantuan berupa uang tunai kepada Ina Mene seorang nenek renta berusia 73 tahun penjual jagung bakar warga Desa Doro, Kecamatan Dompu yang kerap menjajakan jualannya di depan gang anak kolong di samping Polres Dompu dan di dekat Kantor Bupati Dompu.

Brigadir Agus Salim mengatakan, sejak pertama kali saya mulai menginjakan kaki di dompu pada hari Selasa lalu, saya kerap melihat Ina Mene berjualan jagung di depan gang anak kolong di samping Polres Dompu.

“Ina Mene menjajakan jagung jualannya mulai sore hari habis sholat ashar, ia datang dengan berjalan kaki dari rumahnya yang berjarak sekitar dua kilometer ke lokasi tempatnya berjualan. Ketika malam hari usai shalat magrib ia mulai memindahkan jualannya di dekat kantor Bupati Dompu karena di sana lebih rame dan sekitar pukul 22.00 Wita ia pun harus pulang kerumahnya dengan kembali berjalan kaki,” kata Brigadir Agus, Jumat (8/11/2019).

Brigadir Agus menjelaskan, dari pengakuan Ina Mene, ia telah berjualan jagung selama sembilan tahun. Ia melakukan pekerjaan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama suaminya yang sudah renta dan tidak bisa bekerja lagi sehingga ia pun harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

“Ina Mene mengaku memiliki empat orang anak dan semuanya telah menikah, ia tinggal jauh dengan anak-anaknya dan ia pun harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama suaminnya,” jelasnya.

Kata Brigadir Agus, sejak saya bertugas di Polres Dompu, selama tiga hari beturut-turut saya mendatangi dan memantau ke tempatnya berjualan. Terkadang jagung yang ia jual tidak banyak yang laku sehingga ia pun harus membawanya pulang dan jagung yang ia jual itu dibeli di pasar pada bagi hari.

“Melihat kondisi ini hati saya terketuk bagaimana perjuangan seorang nenek mencari nafkan untuk kebutuhan hidup bersama suaminya, sehingga hari ini saya memberikan sedikit bantuan uang tunainya kepadanya, Samoga bantuan yang diberikan bermanfaat untuk membantu Ina Mene dan suaminya,” ujar Brigadir Agus. (WR)