Asah Kemampuan Prajurit, Dandim 1608/Bima Pimpin Latihan Menembak

190
Latihan menembak senjata ringan prajurit Kodim 1608/Bima.

BIMA, Warta NTB – Guna mengasah kemampuan menembak bagi prajurit, Kodim 1608/Bima menggelar kegiatan latihan tembak yang dilaksanakan di lapangan tembak Kompi Senapan A Yonif 742/SWY lingkungan Sepaga, Kelurahan Jatiwanai Kecamatan Asakota, Kota Bima, Rabu (19/6/2019).

Kegiatan ini dipimpin langsung Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dan juga dihadiri seluruh Danramil dan jajaran perwira staf Kodim Bima.

Letkol Bambang mengatakan, latihan menembak merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap triwulan. Hal ini dilakukan untuk memelihara dan meningkatkan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit yaitu kemampuan menembak.

“Sebagai prajurit profesional tentunya kemampuan dasar harus senantiasa dilatih, dipelihara dan ditingkatkan agar mampu melaksanakan setiap tugas dan kewajibannya dengan maksimal. Kegiatan latihan merupakan kesejahteraan bagi setiap prajurit TNI,” katanya.

Latihan menembak prajurit Kodim 1608/Bima.

Pada kesempatan tersebut,  Dandim memberikan arahan dan penekanan bahwa setiap personil harus dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan melaksanakan latihan yang serius sehingga tujuan latihan akan tercapai guna meningkatkan kemampuan menembak prajurit satuan kewilayahan dengan harapan kemampuan menembak setiap prajurit  selalu terpelihara.

Selain itu, orang nomor satu di Kodim 1608/Bima ini juga menekankan agar dalam latihan setiap prajurit senantiasa mengutamakan faktor keamanan sebelum, selama dan setelah pelaksanaan latihan.

“Salah satu indikator keberhasilan suatu latihan yaitu faktor keamanan baik material maupun personil,” pungkasnya

Di tempat yang sama Mayor Inf Sahruddin selaku Komandan Latihan menjelaskan, pelaksanaan latihan menembak senjata ringan Kodim 1608/Bima sesuai rencana akan dilaksanakan selama dua hari. Jadwal latihan dibagi menjadi dua gelombang serta disiapkan satu hari cadangan bagi personil Kodim yang belum melaksanakannya.

“Untuk itu sesuai apa yang disampaikan Dandim agar masing masing perorangan dapat melaksanakan latihan dengan penuh rasa tanggungjawab karena latihan adalah kesejateraan bagi setiap prajurit,” tutupnya. (WR-Man)