Aktivis, Mahasiswa dan Pemuda Galang Dana Bantu Salahuddin Penderita Asites Perut

471
Aksi penggalangan dana yang dilakukan Aktivis, Mahasiswa dan Pemuda Palibelo, Jumat (27/12/2019)

BIMA, Warta NTB – Sebagai bentuk kepedulian dan rasa solidaritas terhadap Salahuddin (31) warga RT.20/RW.11, Dusun Sigi, Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima yang menderita asites perut dan tidak memiliki biaya berobat, sejumlah Aktivis, Mahasiswa dan Pemuda Palibelo, Jumat (27/12/2019) melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan Salahuddin.

Aksi penggalangan dana dilakukan di dua titik yakni di Desa Teke yang dilakukan Pemuda dan Mahasiswa Desa Teke dan di jalan depan bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima yang dilakukan oleh sejumlah aktivis.

Selain itu kegiatan penggalangan dana di depan bandara Bima juga dihadiri oleh beberapa elemen lain seperti PK Golkar Palibelo, Kader Gerindra, Kordinator LKSA, Forum Sekretaris Desa, pengurus karangan taruna dan pengurus Forum Karang Taruna (FKT) Kabupaten Bima.

Firman salah satu perwakilan aktivis mengatakan, aksi yang dilakukan sebagai rasa solidaritas dan bentuk kepedulian terhadap  Salahuddin yang menderita sakit keras dan tak memiliki biaya berobat.

“Salahuddin adalah salah satu aktivis Bima yang bergerak dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, selain itu ia juga sering membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapat BPJS Kesehatan gratis dari pemerintah dan membantu membuat E-KTP bagi masyarakat yang kurang paham,” terangnya.

Saat ini, kata dia, saudara kami Salahuddin sedang terbaring lemah melawan penyakit asites perut yang diderita serta tidak memiliki biaya untuk pengobatan yang layak.

“Hari ini kami pemuda dan aktivis serta elemen lain bergerak bersama menggalang dana untuk membantu biaya pengobatan Salahuddin sehingga diharapkan dana yang terkumpul dapat meringankan beban keluarga,” harapnya.

Lanjut dia, saat ini karena tidak memiliki biaya berobat, Salahuddin hanya bisa menjalani rawat jalan di rumah mertuannya yang ada di Keluarah Penato’i, Kota Bima.

“Rencana keluarga, besok Saladdin akan diberangkan untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB. Mudah-mudahan dana yang terkumpul bisa membantu biaya pengobatan dan biaya transpotasi keluarga selama perjalanan,”  harapnya.

Aksi penggalangan dana yang dilakukan secara serentak itu, Aktivis, Mahasiswa dan Pemuda berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 4,3 juta yang diserahkan langsung kepada keluarga Salahuddin di kelurahan Penato’i.

Sebelumnnya, Salahuddin menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima selama satu minggu, namun karena tidak lagi mampu membayar biaya rumah sakit, ia dan keluargan memutuskan untuk keluar dan dirawat  di rumah mertuannya di Keluarah Penato’i, Kota Bima. (WR-Man)